MALUKU UTARA — Tesla akhirnya memberi kepastian soal nasib Roadster generasi kedua. Lewat akun X pribadinya, Elon Musk mengonfirmasi tanggal unveil yang selama ini terus bergeser. Tiga unggahan yang muncul dalam rentang sekitar delapan menit itu menyebut acara tersebut bakal "out of this world", dan saat ditanya lebih lanjut Musk hanya membalas singkat "Excitement guaranteed."
Acara digelar di Waco, Texas, sekitar 90 menit dari markas Tesla di Austin, pada pukul 8:30 malam waktu Eastern. Pemilihan lokasi ini memicu spekulasi tersendiri. Musk punya fasilitas uji roket SpaceX di McGregor yang jaraknya dekat dengan Waco, sehingga banyak pengamat menduga demo Roadster bakal memanfaatkan area tersebut.
Bagi pemegang reservasi, undangan meminta konfirmasi RSVP sebelum tengah malam waktu Pasifik pada Rabu, 16 September. Tiket bersifat tidak bisa dipindahtangankan, dengan pengecekan ID di lokasi dan batas usia minimal 21 tahun.
Teaser yang dirilis Tesla memperlihatkan bagian belakang dengan garis lebih angular dan sayap aerodinamis agresif. Ketika gambar dibalik, muncul empat semburan yang mengarah ke thruster gas dingin di bawah bodi. Pengamat Joe Tegtmeyer menemukan pola "Mach diamond" pada semburan tersebut, fenomena yang biasanya cuma terlihat di nozzle roket.
Kalau temuan itu akurat, kolaborasi Tesla-SpaceX di Roadster bukan sekadar gimmick pemasaran. Namun laporan terbaru menyebut demonstrasi "terbang" kemungkinan besar dioperasikan dari jarak jauh tanpa penumpang, karena Tesla belum berhasil membuat versi yang aman dikendarai manusia untuk demo semacam itu.
Jeda hampir sembilan tahun sejak prototipe pertama membuat sebagian reservation holder angkat tangan. YouTuber Marques Brownlee (MKBHD) diketahui membatalkan reservasinya setelah menunggu delapan tahun. Deposit yang diminta Tesla mencapai US$250.000, angka yang tidak kecil untuk ditahan bertahun-tahun tanpa kepastian produksi.
Target peluncuran Roadster sendiri tercatat beberapa kali meleset, mulai dari April, mundur ke Mei, Juni, Agustus, hingga akhirnya dikunci ke 1 Oktober 2026.
Roadster generasi baru masuk kategori halo car dengan harga dasar mulai US$200.000, setara sekitar Rp3,1 miliar sebelum pajak dan bea masuk. Volume produksi yang terbatas membuat mobil ini tidak dirancang untuk pasar massal.
Untuk konsumen Indonesia, peluangnya kecil. Selain harga, fitur thruster yang disebut-sebut bakal tertanam di bodi jelas melanggar regulasi jalan raya di hampir semua negara. Kemungkinan besar Roadster generasi kedua lebih dulu muncul di trek balap privat ketimbang jalanan umum.
Apakah thruster SpaceX itu berfungsi penuh atau cuma pemanis visual, jawabannya baru diketahui kurang dari tiga minggu lagi. Yang jelas, acara 1 Oktober 2026 di Waco bakal jadi salah satu peluncuran otomotif paling dinanti tahun ini, terutama bagi penggemar yang sudah menunggu sejak prototipe pertama melintas di atas panggung pada 2017.