Joaquin Buckley Siap Hadapi Mike Malott di Kandang Lawan UFC Fight Night

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:07:31 WIB
Joaquin Buckley menyatakan kesiapan menghadapi Mike Malott pada UFC Fight Night di Edmonton, Kanada.

MALUKU UTARA — Joaquin Buckley menyatakan kesiapan penuh jelang duel melawan Mike Malott pada UFC Fight Night di Edmonton, Kanada, Minggu (18/10/2026). Petarung kelas Welterweight itu menegaskan status sebagai tamu tidak menyurutkan mentalitasnya meski akan tampil di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.

Laga yang digelar di Edmonton ini menempatkan Mike Malott dalam posisi menguntungkan. Petarung asal Kanada tersebut akan bertarung di hadapan publiknya sendiri, sebuah situasi yang biasanya menjadi tekanan tersendiri bagi petarung tamu. Namun Buckley memilih membaca situasi itu dari sudut berbeda.

Dalam sesi wawancara bersama Bola.com pada Rabu (14/10/2026), Buckley membeberkan pandangannya mengenai atmosfer pertandingan hingga persiapan yang telah dijalani bersama tim pelatihnya.

Buckley Anggap Edmonton Bukan Wilayah Musuh

Buckley mengaku tidak pernah merasa tertekan meski bertarung di markas lawan. Menurutnya, tempat mana pun yang ia pijaki adalah panggung tempat ia seharusnya berada dan menunjukkan kualitas terbaiknya.

"Saya tidak merasa ini adalah wilayah musuh atau halaman belakang Malott. Saya percaya di mana pun saya berada di bumi ini, kehadiran saya memang seharusnya ada di sana. Saya merasa disambut dan sangat termotivasi untuk memberikan pertunjukan menarik bagi publik Kanada," ujar Buckley.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa petarung asal Amerika Serikat tersebut tidak ingin terbawa narasi soal tekanan publik tuan rumah. Ia justru menjadikan atmosfer Edmonton sebagai bahan bakar tambahan jelang pertarungan.

Antisipasi Matang untuk Gaya Grappling Malott

Malott dikenal memiliki kemampuan pitingan atau grappling serta naluri kuncian atau submission yang berbahaya. Buckley menyadari betul ancaman tersebut dan mengaku telah mempersiapkan antisipasi secara matang.

Ia dan tim pelatihnya menggembleng berbagai aspek teknik pertarungan guna meredam potensi ancaman gaya pertarungan bawah sang lawan. Persiapan itu mencakup latihan bertahan dari posisi bawah hingga skenario keluar dari kuncian.

Buckley Soroti Celah dalam Permainan Malott

Selain mengantisipasi pertarungan bawah, Buckley secara terbuka menyoroti sejumlah celah dalam gaya bertarung Malott. Ia menilai lawannya itu cenderung bermain aman dan belum pernah diuji oleh petarung yang mampu memberikan tekanan maksimal di panggung UFC.

"Saya melihat ada banyak celah dalam permainan Malott. Dia adalah tipe orang yang mengambil pertarungan yang tepat, tetapi belum pernah mengambil risiko besar. Dia bermain aman dan berekspektasi laga ini juga berjalan aman. Namun, saya adalah individu yang bekerja keras untuk membuktikan bahwa orang-orang salah," tegas Buckley.

Pernyataan tersebut memperlihatkan Buckley tidak hanya menyiapkan strategi bertahan, tetapi juga berambisi mengeksploitasi kelemahan yang ia baca dari rekaman pertarungan lawan.

Taruhan Besar di Tangga Peringkat Welterweight

Laga ini memiliki arti penting bagi perjalanan karier kedua petarung di jajaran elit divisi kelas Welterweight. Kemenangan di Edmonton tidak hanya memperkokoh posisi Buckley di tangga peringkat, tetapi juga menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing lainnya di divisi tersebut.

Bagi Malott, tampil di kandang sendiri menjadi peluang sekaligus risiko. Dukungan publik Kanada bisa menjadi energi tambahan, tetapi kekalahan di hadapan pendukung sendiri berpotensi menghambat lajunya di jajaran penantang.

UFC Fight Night di Edmonton menjadi panggung pembuktian bagi Buckley bahwa status sebagai petarung tamu bukan penghalang. Ia datang dengan persiapan matang, keyakinan tinggi, dan target jelas: memetik kemenangan di kandang lawan.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top