APINDO Maluku Utara Gelar Musprov III 25 Oktober 2026, Pilih Ketua Baru dan Teken MoU dengan Unkhair

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:01:31 WIB
Panitia Musprov III APINDO Maluku Utara menggelar rapat persiapan di Ternate.

TERNATE — Panitia Musprov III APINDO Maluku Utara menyiapkan dua agenda yang berjalan berdampingan: pertanggungjawaban kepengurusan dan kontestasi kepemimpinan organisasi. Selain memilih ketua dan pengurus DPP masa kerja 2026–2031, forum di Muara Hotel itu bakal menandatangani nota kesepahaman dengan pengusaha lokal dan Universitas Khairun Ternate. Kerja sama diarahkan pada penguatan dunia usaha sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketua Panitia Musprov III, Inrico Boby Pattipeiluhu, menyebut persiapan kegiatan terus berjalan. Menurut dia, forum ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan.

"Forum ini diharapkan menjadi ruang pertemuan pengusaha dan pemerintah untuk membahas peluang serta hambatan investasi di daerah," ujar Inrico kepada Istana FM, Kamis, 15 Oktober 2026.

Dialog investasi akan melibatkan perwakilan instansi pelayanan perizinan terpadu satu pintu (PTSP) dari seluruh kabupaten dan kota. Kehadiran mereka membuka jalur komunikasi langsung antara pengusaha dan birokrasi perizinan — titik yang sering dikeluhkan dunia usaha daerah.

Sepuluh Kabupaten/Kota Kirim Perwakilan Pengurus

Ketua DPP APINDO Maluku Utara periode 2021–2026, Gajali Abd. Mutalib, memastikan perwakilan pengurus dari 10 kabupaten dan kota dilibatkan. Mereka berasal dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

Gubernur Maluku Utara, Forkopimda, serta pengusaha lokal dan nasional juga diundang dalam forum tersebut.

"Kami juga mengundang Gubernur Maluku Utara, Forkopimda, serta para pengusaha lokal dan nasional," ujar Gajali.

Pertanggungjawaban Kinerja dan Sidang Komisi

Sekretaris DPP APINDO Maluku Utara, Dirhamzah Kasim, menjelaskan bahwa musyawarah menjadi momen akuntabilitas pengurus selama lima tahun terakhir. Sidang-sidang komisi akan digelar sebelum pemilihan ketua.

"Musprov ini untuk mendengarkan pertanggungjawaban kinerja DPP APINDO periode 2021–2026, melaksanakan sidang-sidang komisi, serta memilih ketua dan pengurus DPP APINDO Maluku Utara masa kerja 2026–2031," kata Dirhamzah.

Penjaringan bakal calon ketua dilakukan panitia pengarah atau Steering Committee sesuai mekanisme organisasi. Mekanisme internal ini menjadi penentu siapa yang masuk bursa pencalonan sebelum forum berlangsung.

MoU dengan Universitas Khairun untuk SDM

Salah satu terobosan yang disiapkan APINDO Maluku Utara adalah penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Khairun Ternate. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat dunia usaha sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah itu.

Musprov III mengusung tema "Mendorong Daya Saing Pengusaha Daerah, Kepastian Investasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara yang Inklusif dan Berkelanjutan".

Melalui forum tersebut, APINDO Maluku Utara menargetkan konsolidasi organisasi sekaligus memperluas komunikasi dengan pemerintah daerah. Dialog investasi dan kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat iklim usaha di Maluku Utara.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: istanafm.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top