Pencarian

Harga Emas Dunia Anjlok 1,84% ke US$ 4.317, Terendah Sejak 6 Agustus

Jumat, 11 September 2026 • 08:05:01 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok 1,84% ke US$ 4.317, Terendah Sejak 6 Agustus
Harga emas dunia turun 1,84% ke US$ 4.317 per troy ons, terendah sejak 6 Agustus.

MALUKU UTARA — Data inflasi produsen AS yang dirilis US Bureau of Labor Statistics menjadi biang keladi koreksi emas. Inflasi produsen Agustus tercatat 0,4% secara bulanan, tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Secara tahunan, angkanya melesat ke 5,4% dari 4,8% pada Juli, sedikit di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan 5,3%.

Angka tersebut memukul harga emas karena memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve belum akan melunak. Emas sebagai aset non-bunga selalu tertekan ketika imbal hasil obligasi dan dolar AS menguat.

Inflasi Inti Produsen Juga Naik

Tekanan harga tidak hanya datang dari sisi headline. Inflasi inti produsen Agustus berada di 0,2% secara bulanan dan 4,6% secara tahunan. Sebelumnya pada Juli, inflasi inti produsen tercatat 0,3% mtm dan 4,3% yoy.

Kenaikan inflasi inti ini menunjukkan tekanan harga lebih persisten dari perkiraan. Bagi pasar emas, sinyal ini memperkuat narasi bahwa bank sentral AS masih punya ruang untuk menahan suku bunga lebih lama.

Pergerakan Pagi Ini Masih Datar

Pada perdagangan pagi ini, harga logam mulia belum banyak bergerak setelah koreksi tajam kemarin. Pasar menunggu data lanjutan untuk mengonfirmasi arah kebijakan The Fed.

Bagi investor emas di dalam negeri, pelemahan harga global ini bisa menjadi peluang akumulasi jika tren dolar AS mulai terbatas. Namun risiko koreksi lanjutan masih terbuka bila data inflasi berikutnya kembali panas.

Apa Artinya bagi Pemegang Emas?

Koreksi 1,84% dalam sehari adalah sinyal bahwa pasar sedang menyesuaikan ulang ekspektasi suku bunga. Emas yang sempat bertengger di level tinggi kini diuji apakah mampu bertahan di atas US$ 4.300 per troy ons.

Jika level tersebut jebol, tekanan jual bisa berlanjut ke area support berikutnya. Sebaliknya, jika data ekonomi AS berikutnya melunak, emas berpotensi rebound cepat karena posisinya yang sudah tertekan.

Investasi mengandung risiko.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks