MALUKU UTARA — POCO X8 Pro Max dan vivo V70 FE termasuk enam smartphone baru 2026 yang masuk pasar Indonesia dengan peningkatan di sektor baterai, layar, dan kamera. POCO X8 Pro Max menonjol lewat baterai silikon karbon 8.500 mAh, sedangkan vivo V70 FE membawa kamera utama 200 MP dengan OIS. Enam model ini menyasar segmen berbeda, dari kelas terjangkau hingga menengah-atas.
POCO X8 Pro Max memakai chipset flagship MediaTek Dimensity 9500S, dipadukan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal 512 GB UFS 4.1. Kombinasi ini menempatkannya sebagai model dengan spesifikasi tertinggi di antara enam perangkat yang dirangkum.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K. Tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits, angka yang membuat layar tetap terbaca di bawah sinar matahari langsung.
Baterai 8.500 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Sektor daya menjadi pembeda POCO X8 Pro Max. Baterai 8.500 mAh berbasis silikon karbon itu didampingi pengisian 100 watt HyperCharge dan reverse charging 27 watt.
Untuk fotografi, tersedia kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 8 MP, dan kamera depan 20 MP. Konfigurasi ini cukup untuk kebutuhan harian, meski bukan yang tertinggi di kelasnya.
Spesifikasi Utama Enam Model
- POCO X8 Pro Max: MediaTek Dimensity 9500S, RAM hingga 12 GB, storage 512 GB UFS 4.1, AMOLED 6,83 inci 1,5K 3.500 nits, baterai 8.500 mAh, HyperCharge 100 watt, kamera 50 MP OIS + 8 MP + 20 MP.
- vivo V70 FE: MediaTek Dimensity 7360 Turbo, RAM 8 GB, storage 256 GB UFS 3.1, AMOLED 6,83 inci 1,5K 120 Hz 1.900 nits, baterai 7.000 mAh, fast charging 90 watt, kamera 200 MP OIS + 8 MP + 32 MP.
- Infinix NOTE 60 Pro: Snapdragon 7s Gen 4, RAM hingga 12 GB, storage 256 GB, AMOLED 6,78 inci 1,5K 144 Hz 4.500 nits, baterai 6.500 mAh, pengisian 90 watt, kamera 50 MP OIS + 8 MP.
- TECNO CAMON 50: AMOLED 6,78 inci 144 Hz, kecerahan 3.000 nits, dukungan HDR10 dan Dolby Vision.
- Infinix Hot 70: menyasar kelas lebih terjangkau.
- Redmi A7 Pro: mengutamakan value atau harga bersaing.
vivo V70 FE Andalkan Kamera 200 MP
vivo V70 FE mengombinasikan kamera beresolusi tinggi dengan baterai besar. Chipset MediaTek Dimensity 7360 Turbo dipasangkan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1.
Panel AMOLED 6,83 inci memiliki resolusi 1,5K, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan hingga 1.900 nits. Kamera utamanya 200 MP dengan OIS, ditemani ultrawide 8 MP dan kamera depan 32 MP.
Baterai 7.000 mAh dengan fast charging 90 watt menopang pemakaian seharian. Ada pula NFC, fingerprint dalam layar, IR blaster, serta sertifikasi IP68 dan IP69.
Infinix NOTE 60 Pro untuk Gaming
Pengguna yang butuh performa tinggi untuk multitasking dan gaming bisa melirik Infinix NOTE 60 Pro. Perangkat ini mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4 dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan 256 GB.
Layarnya AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan hingga 4.500 nits. Kamera utama 50 MP sudah dilengkapi OIS dan ditemani ultrawide 8 MP.
Baterainya 6.500 mAh dengan pengisian 90 watt serta dukungan bypass charging, fitur yang berguna saat bermain game sambil mengisi daya.
TECNO CAMON 50 dan Model Kelas Bawah
TECNO CAMON 50 membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 3.000 nits dan sudah mendukung HDR10 serta Dolby Vision.
Dua model lain mengisi segmen berbeda. Infinix Hot 70 bermain di kelas lebih terjangkau, sementara Redmi A7 Pro mengutamakan nilai atau value bagi pembeli yang menyesuaikan anggaran.
Posisi di Pasar Indonesia
Enam perangkat ini menyasar segmen yang tidak sama. POCO X8 Pro Max dan vivo V70 FE berada di kelas menengah-atas dengan penekanan pada baterai jumbo dan kamera beresolusi tinggi.
Infinix NOTE 60 Pro menawarkan kombinasi layar 144 Hz dan kecerahan 4.500 nits untuk kebutuhan gaming. TECNO CAMON 50, Infinix Hot 70, dan Redmi A7 Pro melengkapi pilihan di rentang harga lebih rendah.
Bagi pembeli yang memprioritaskan daya tahan baterai, POCO X8 Pro Max dengan 8.500 mAh layak masuk daftar pertimbangan. Pengguna yang lebih mementingkan hasil foto bisa melihat vivo V70 FE dengan sensor 200 MP dan OIS.