KEPULAUAN SULA — Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula memindahkan sebagian layanan kesehatannya ke Pulau Mangoli. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Fiyanti Buamona, menyatakan peringatan HKN ke-62 harus menjadi momentum untuk hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan, bukan sekadar agenda seremoni.
Menurut Fiyanti, pihaknya memilih mendekatkan layanan ke warga ketimbang menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan. Alasannya, tidak semua warga Pulau Mangoli mampu menyeberang ke Sanana untuk berobat.
Dua Layanan Utama yang Dibuka di Pulau Mangoli
Bakti sosial ini menyediakan dua layanan yang bisa diakses warga tanpa biaya. Pertama, pelayanan kesehatan umum gratis yang dibuka di beberapa posko kesehatan di Pulau Mangoli.
Warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan umum, pengecekan tekanan darah dan gula darah, konsultasi medis, serta memperoleh obat-obatan tanpa dipungut biaya.
Kedua, khitanan massal gratis yang ditargetkan bagi puluhan anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Mangoli Tengah, Mangoli Utara, dan sekitarnya.
Proses khitan dilakukan oleh tenaga medis profesional sesuai standar kesehatan. Peserta khitanan massal juga menerima bingkisan dan obat perawatan pasca-khitan.
Dokter Datang ke Mangoli karena Warga Tak Semua Bisa ke Sanana
Fiyanti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan terjemahan dari tema HKN tahun ini tentang transformasi kesehatan untuk Indonesia Maju.
"Tema HKN tahun ini tentang transformasi kesehatan untuk Indonesia Maju. Kami terjemahkan dengan tindakan nyata, yakni mendekatkan dokter ke masyarakat Mangoli. Tidak semua warga bisa ke Sanana, jadi kami yang datang ke mereka," ujar Fiyanti.
Ia menambahkan, seluruh persiapan medis, pasokan obat, hingga peralatan kesehatan telah disiagakan sebelum kegiatan berlangsung.
Libatkan Seluruh Puskesmas dan IDI
Rangkaian kegiatan HKN ke-62 ini melibatkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Sula. Dukungan juga datang dari Ikatan Dokter Indonesia serta organisasi profesi kesehatan lainnya.
Pemerintah Daerah berharap bakti sosial ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Bagi warga Pulau Mangoli, layanan seperti ini menjadi salah satu cara terdekat mengakses pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan laut ke Sanana.