MALUKU UTARA — Kemenangan tipis ini menjadi angin segar bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino setelah dibantai Belgia 5-2 dan dikalahkan Portugal 2-0 pada Maret lalu. Laga yang sempat dijadwalkan kick-off pukul 15.30 ET itu baru dimulai pukul 15.38 ET karena penyesuaian siaran.
Gol cepat tercipta di menit ketujuh. Christian Pulisic menusuk dari sisi kiri, melewati pemain Senegal, lalu mengirim umpan tarik ke kotak penalti. Sergiño Dest yang berlari tanpa pengawalan langsung menyambarnya dari titik putih untuk membuka skor.
Dest tampak sangat emosional seusai mencetak gol. Pemain 24 tahun itu baru pulih dari cedera ACL yang membuatnya absen panjang sejak Maret 2024, termasuk melewatkan Copa América 2024.
Meski belum juga memecah kebuntuan gol sejak November 2024, kapten timnas AS itu tetap produktif sebagai pengumpan. Umpan matangnya untuk Dest menjadi assist keduanya dalam dua laga terakhir. Pochettino masih menanti ketajaman sang bintang di depan gawang.
“Menjaga Pulisic tetap terlibat dalam assists adalah cara yang baik sambil ia berusaha menemukan kembali sentuhan golnya,” tulis jurnalis The Guardian, Jeff, yang meliput langsung laga tersebut.
Sergiño Dest dan Antonee Robinson akhirnya kembali menjadi starter bersama di bawah pelatih asal Argentina itu. Ini adalah pertama kalinya mereka masuk starting XI bareng dalam 25 laga Pochettino. Terakhir kali keduanya main bersama adalah di final Concacaf Nations League 2024 melawan Meksiko.
Robinson juga sempat diganggu cedera sepanjang tahun lalu. Kembalinya duet ini memberi stabilitas di sisi sayap pertahanan AS yang sebelumnya rapuh.
Bank of America Stadium menggunakan rumput alami yang baru dipasang sepekan lalu di atas permukaan sintetis. Para pemain Senegal terlihat kurang puas saat uji coba lapangan sehari sebelumnya. Mengingat laga ini hanya berselang beberapa pekan sebelum Piala Dunia 2026, risiko cedera akibat lapangan tidak rata menjadi sorotan.
“Lapangan ini pasti akan menyediakan cerita tersendiri hari ini,” tulis Jeff dalam laporannya. “Tidak seperti lapangan berteknologi tinggi di Piala Dunia nanti, rumput di sini sangat tradisional.”
Tim tamu menurunkan trio depan andalannya: Sadio Mané, Nicolas Jackson, dan Iliman Ndiaye — yang sama seperti saat final Piala Afrika melawan Maroko. Namun, mereka tak mampu menembus pertahanan AS yang tampil lebih disiplin. Kiper Mory Diaw (Le Havre) tak banyak diuji, sementara Édouard Mendy sama sekali tidak masuk daftar pemain cadangan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi USMNT sebelum uji coba berikutnya melawan Jerman akhir pekan depan. Tiga pertanyaan besar masih menanti jawaban: bisakah Pulisic mencetak gol, apakah Alex Freeman lebih cocok sebagai bek tengah kanan, dan siapa yang akan menjadi super-sub andalan Pochettino.