JAKARTA — Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji menjadi salah satu peserta dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 yang digelar di Jakarta. Dalam forum yang mengusung tema “Mengabdi Untuk Negeri” itu, Ikram hadir didampingi sejumlah kader dan pengurus Kosgoro asal Maluku Utara.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang membuka acara tersebut menjelaskan bahwa musyawarah besar merupakan forum tertinggi dalam organisasi. Ia merinci tiga agenda utama yang dibahas dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono dan seluruh jajaran yang sukses menyelenggarakan Mubes V. Ia menekankan bahwa Kosgoro memiliki sejarah panjang dalam mengisi pembangunan bangsa pasca kemerdekaan.
“Kosgoro lahir dengan semangat pengabdian dan pembangunan. Organisasi ini menjadi salah satu organisasi terbaik yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” ujar Bahlil.
Menurut Bahlil, Kosgoro memiliki fokus utama pada bidang ekonomi dan pendidikan. Ia berharap organisasi ini terus memperkuat perannya sebagai organisasi kemasyarakatan yang mendukung perjuangan Partai Golkar sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bahlil juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi dan kerja sama di internal organisasi. Ia menilai perbedaan pandangan dan kompetisi adalah hal wajar, namun harus diarahkan untuk mencapai tujuan bersama.
“Saya ingin Kosgoro yang sudah baik ini memiliki jiwa besar. Silakan bertanding untuk kemudian bersanding. Harus ada kolaborasi dan kerja sama agar organisasi mampu mencapai tujuan yang lebih besar,” katanya.
Di sela-sela acara, Bahlil turut menyinggung kebijakan pemerintah terkait energi bersubsidi. Ia memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun elpiji subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Melalui keikutsertaan dalam Mubes V ini, diharapkan peran kader Kosgoro di daerah, termasuk Maluku Utara, semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat.