Pencarian

Progres Fisik Capai 36,90 Persen per 9 Agustus, Menteri Dody Hanggodo Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Nabire

Selasa, 11 Agustus 2026 • 20:12:12 WIB
Progres Fisik Capai 36,90 Persen per 9 Agustus, Menteri Dody Hanggodo Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Nabire
Progres Fisik Capai 36,90 Persen per 9 Agustus, Menteri Dody Hanggodo Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Nabire

JAKARTA - Angka capaian fisik pembangunan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Nabire terus dipantau ketat oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Berdasarkan data per 9 Agustus 2026, progres konstruksi Gedung Kantor Gubernur, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah sudah mencapai 36,90 persen. Pekerjaan ini ditangani Direktorat Jenderal Cipta Karya sejak 20 Oktober 2025, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan–PT Abdi Bumi Cendrawasih (KSO) dengan nilai kontrak Rp355,36 miliar dari APBN, dan ditargetkan rampung Desember 2026.

"Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat," kata Menteri PU Dody.

Bersamaan dengan pembangunan gedung utama, penataan kawasan pusat pemerintahan turut berjalan sejak Desember 2025. Cakupan pekerjaannya meliputi gerbang kawasan, Gerbang Hiu Paus, Taman Kota Cenderawasih, ruang terbuka hijau, alun-alun, prasarana pendukung right of way (ROW), gedung pendukung, fasilitas pemadam kebakaran, hingga plambing dan elektrikal, dengan target tuntas Desember 2026.

Progres penataan kawasan saat ini tercatat mencapai 25,34 persen. Aktivitas di lapangan mencakup penimbunan saluran eksisting, pengecoran box culvert, pembangunan pondasi dan struktur Pos Pemadam Kebakaran, serta pengujian sand cone.

Kawasan pusat pemerintahan ini berjarak sekitar 15,5 kilometer dari Bandar Udara Douw Aturure dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, dan sekitar 28,5 kilometer dari pusat Kabupaten Nabire dengan waktu tempuh sekitar 60 menit.

Pemantauan progres secara berkala ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana hingga tenggat akhir tahun.

Pembangunan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap kesiapan kelembagaan Papua Tengah sebagai daerah otonom baru, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto tentang pemerataan pembangunan wilayah Papua dan semangat PU 608 Kementerian PU.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks