HALMAHERA UTARA — Pembukaan cabang olahraga tinju Porprov V Maluku Utara berlangsung meriah, dihadiri atlet, pelatih, ofisial, dan ratusan warga. Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua yang membuka langsung acara tersebut mengakui masih ada kekurangan persiapan di Porprov. Namun ia memastikan Pemkab Halut dan panitia terus memberikan layanan terbaik.
Ketua Pertina Malut Nasri Abubakar menegaskan Porprov V menjadi momentum penting bagi pembinaan tinju di daerah. Ia menyebut ajang ini sebagai wadah evaluasi dan seleksi atlet potensial untuk memperkuat tim Malut di kejuaraan nasional bela diri yang akan digelar di Sulawesi Utara pada Oktober 2026.
"Mulai hari pertama sampai selesai kami pantau. Atlet harus tunjukan kemampuan terbaik buat perkuat tim Malut," kata Nasri.
Nasri menekankan tiga hal yang harus dijaga selama pertandingan berlangsung. Pertama, sportivitas atlet di atas ring. Kedua, profesionalisme wasit dan hakim dalam memimpin pertandingan. Ketiga, pembinaan berkelanjutan yang bermuara pada prestasi nasional.
Ia memberi atensi khusus ke perangkat pertandingan. Menurutnya, keberhasilan kejuaraan sangat ditentukan oleh objektivitas wasit dan hakim.
"Berikan penilaian objektif, posisikan diri sebagai perangkat yang adil. Profesionalisme kita tentukan keberhasilan kejuaraan," tegasnya.
Nasri menegaskan bahwa setiap petinju memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Porprov menjadi panggung pembuktian diri menuju jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Halut Piet Hein Babua meminta maaf atas nama Pemkab Halut bila ada kekurangan selama Porprov V berlangsung. "Porprov momentum lihat perkembangan olahraga Malut. Dari pantauan, semua berjalan baik. Semoga terjaga sampai selesai," kata Piet.
Wakil Wali Kota Ternate yang turut hadir mengapresiasi kontingen dari kabupaten/kota dan meminta semua pihak menghormati kerja panitia lokal Halut.