TIDORE — Kampanye Pola Hidup Sehat (PHS) yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan pada Senin lalu tidak hanya menjadi ajang seremonial. Ketua TP PKK setempat, Hj. Rahmawati Muhammad, secara langsung membuka kegiatan dan menekankan bahwa kesehatan adalah modal utama membangun keluarga yang produktif dan berkualitas.
Rahmawati menyebut, upaya mewujudkan masyarakat sehat bukan semata tanggung jawab pemerintah dan tenaga medis. Menurutnya, kesadaran harus dimulai dari diri sendiri dan dijadikan budaya sehari-hari.
“Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Ia secara khusus meminta seluruh kader PKK menjadi pelopor dan teladan. Kader dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi hingga ke tingkat keluarga.
“Mari manfaatkan setiap kesempatan, baik melalui kegiatan Posyandu, pertemuan PKK, dasawisma, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya untuk terus menyampaikan pesan-pesan kesehatan,” kata Rahmawati.
Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kampanye ini adalah mengubah pola pikir warga. Rahmawati mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sakit baru peduli terhadap kesehatan.
“Karena sesungguhnya, mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, dan lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Ia berharap gerakan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat Tidore.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Citra Febriani, merinci langkah-langkah sederhana yang bisa diterapkan warga setiap hari.
Pertama, lakukan aktivitas fisik secara teratur minimal 30 menit setiap hari. Kedua, konsumsi makanan bergizi, terutama sayur dan buah.
Ketiga, tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok. Keempat, biasakan mencuci tangan dengan air mengalir. Kelima, lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk tekanan darah dan gula darah.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama cegah stunting, mendukung gerakan aksi bergizi di sekolah, serta mendukung ibu hamil untuk tetap sehat selama kehamilan dan rutin ke posyandu,” pungkas Citra.