Pemerintah Pusat Tanggung Biaya Penyelenggaraan MotoGP 2026 di Mandalika, NTB Fokus Dukung Layanan Kesehatan

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 03:26:01 WIB
Pemerintah pusat resmi menanggung biaya penyelenggaraan MotoGP 2026 di Mandalika, NTB.

MALUKU UTARA — Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai beban anggaran yang harus ditanggung daerah penyelenggara. Dengan skema baru, Pemerintah Provinsi NTB bisa lebih fokus pada aspek teknis dan pelayanan langsung kepada para peserta serta penonton.

Peran Daerah Tak Hilang, Hanya Bergeser ke Dukungan Operasional

Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa meski biaya utama ditanggung pusat, peran pemerintah daerah tidak lantas ditiadakan. "Kami tetap berperan, dengan mengerahkan layanan tim kesehatan, serta sarana penunjang lainnya yang dibutuhkan," ujarnya kepada ANTARA.

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik soal kelangsungan event internasional tersebut. Mandalika, yang sempat menjadi sorotan karena polemik pendanaan di tahun-tahun sebelumnya, kini mendapat jaminan fiskal yang lebih jelas.

Kepastian Anggaran Jadi Kunci Keberlanjutan Sirkuit Mandalika

Dengan adanya kepastian ini, sirkuit kebanggaan Lombok itu bisa lebih leluasa merencanakan persiapan teknis tanpa dibayangi masalah anggaran. Tim kesehatan dan sarana penunjang dari NTB akan menjadi garda terdepan dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan selama gelaran berlangsung.

Langkah pemerintah pusat mengambil alih hosting fee ini juga dinilai sebagai bentuk komitmen serius untuk terus menghadirkan MotoGP di Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada 2022, Sirkuit Mandalika selalu menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari masalah infrastruktur hingga pembiayaan.

Dampak pada Perekonomian Lokal dan Pariwisata NTB

Keputusan ini diharapkan mampu mendongkrak kepercayaan investor dan pelaku usaha di NTB. Event MotoGP selama ini terbukti menjadi magnet wisatawan mancanegara yang menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM setempat.

Dengan beban biaya yang lebih ringan, pemerintah daerah kini bisa mengalokasikan anggaran untuk program-program yang lebih berdampak langsung pada masyarakat, seperti peningkatan infrastruktur jalan menuju sirkuit dan promosi pariwisata yang lebih masif.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top