Rakernas APEKSI XVII di Medan Hasilkan Rekomendasi Kebijakan, Wali Kota Ternate Dorong Kolaborasi Ekonomi Daerah

Penulis: Dedi Supriadi  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 17:43:01 WIB
Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menegaskan pentingnya kolaborasi antar pemerintah kota dalam Rakernas APEKSI XVII di Medan.

TERNATE — Wakil Ketua II APEKSI yang juga Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis bagi kepala daerah untuk bertukar pengalaman dan menghadirkan inovasi pelayanan publik. "Rakernas ini menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan publik maupun pembangunan daerah," ujar Tauhid dalam keterangan yang diterima di Ternate, Rabu.

Agenda Strategis Selama Sepekan

Rangkaian Rakernas dimulai pada 28–29 Juni 2026 dengan kegiatan Youth City Changers dan Forum Pangan. Acara ini mempertemukan generasi muda, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas isu pembangunan perkotaan.

Pada 30 Juni, peserta mengikuti registrasi, forum diskusi, dan gala dinner yang dirangkaikan dengan penutupan Gelar Melayu Serumpun (GEMES). Puncak acara berlangsung pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Dialog Kota Tangguh, pembukaan Indonesia City Expo, dan pembukaan resmi Rakernas.

Memasuki 2 Juli, agenda diisi dengan senam bersama, penanaman pohon, penandatanganan prasasti, sidang pleno, penutupan Rakernas, serta Karnaval Nusantara. Indonesia City Expo, pentas seni, dan bazar UMKM berlangsung hingga 3 Juli 2026 sebagai wadah promosi investasi dan produk unggulan daerah.

Dampak Ekonomi dan Keterlibatan UMKM

Kehadiran ribuan delegasi selama lima hari diperkirakan mendorong perputaran ekonomi mencapai Rp17 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari sektor jasa penyelenggaraan kegiatan sebesar 50,22 persen, disusul hotel dan akomodasi 37,13 persen, makanan dan minuman serta UMKM 11,27 persen, dan transportasi 1,37 persen.

Sebanyak 375 pelaku UMKM dilibatkan di berbagai lokasi kegiatan. Rinciannya, 179 UMKM di Galeri MPP, 50 UMKM di Hotel Santika, 65 UMKM di Lapangan Benteng, dan 81 UMKM di Lapangan Merdeka. Produk yang dipamerkan didominasi sektor kuliner, kriya, fesyen, kesehatan, dan kecantikan.

Komitmen Kolaborasi Antar Kota

Tauhid menilai kolaborasi antarkota menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang adaptif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Ia berharap semangat yang terbangun dalam Rakernas APEKSI XVII dapat diwujudkan melalui program-program nyata di setiap daerah.

"Kolaborasi antarkota harus terus diperkuat agar mampu melahirkan inovasi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkas Tauhid.

Rakernas APEKSI XVII dihadiri perwakilan dari 96 pemerintah kota yang terdiri atas 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Bappeda. Kehadiran para kepala daerah tersebut menegaskan posisi APEKSI sebagai forum strategis dalam memperkuat sinergi antarpemerintah kota.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top