MALUKU UTARA — Polisi antihuru-hara langsung membentuk barikade di sekitar hotel setelah rekaman aksi suporter Meksiko menyebar di media sosial. Dalam video yang beredar, kelompok pendukung tuan rumah berkumpul di jalan dekat hotel sambil menyanyikan yel-yel, memutar musik keras, serta menyalakan kembang api dan petasan pada malam sebelum pertandingan.
Meski suara dentuman terdengar hingga ke area penginapan, tim pelatih Inggris melaporkan para pemain tetap bisa beristirahat. Informasi awal dari kubu Inggris menyebut gangguan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kondisi skuad.
Pengamanan ekstra langsung diterapkan setelah aparat keamanan tiba di lokasi. Barikade polisi membatasi akses suporter yang berusaha mendekat ke area hotel timnas Inggris.
Langkah ini diambil setelah FIFA menerima keluhan resmi dari Ekuador. Saat menghadapi Meksiko di fase 32 besar, pemain Ekuador disebut terganggu oleh kebisingan dari suporter tuan rumah yang menggunakan pengeras suara, sepeda motor, serta klakson di sekitar hotel mereka.
Keluhan Ekuador itu menjadi peringatan dini bagi panitia pelaksana. Insiden serupa kini kembali terjadi, kali ini menyasar tim yang jauh lebih populer dan memiliki basis penggemar global yang besar.
Aksi ini merupakan strategi umum tuan rumah untuk menekan mental lawan. Meksiko dikenal memiliki basis suporter fanatik yang tidak segan menciptakan atmosfer intimidatif di luar stadion.
Namun, timnas Inggris bukan tim yang mudah goyah oleh tekanan di luar lapangan. Skuad yang diisi pemain berpengalaman di liga-liga top Eropa dinilai sudah terbiasa dengan tekanan suara dari tribun maupun area sekitar hotel.
Thomas Tuchel, yang baru menangani Inggris di Piala Dunia 2026, diprediksi tetap akan menurunkan skuad terbaiknya tanpa perubahan signifikan akibat insiden ini.
Pertandingan Inggris melawan Meksiko akan berlangsung di Estadio Azteca, markas legendaris yang kerap menjadi benteng bagi tim tuan rumah. Meksiko lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Ekuador di fase grup.
Inggris sendiri datang dengan modal apik di fase grup. Mereka belum terkalahkan dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat, dengan faktor tekanan suporter menjadi salah satu variabel yang harus dihadapi Harry Kane dan kolega.