Kebakaran di Drammen Norwegia Hanguskan 106 Rumah, Ratusan Warga Mengungsi

Penulis: Edi Wahyono  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:55:31 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya mengendalikan kobaran api yang melanda kawasan pemukiman di Drammen, Norwegia, Senin (tanggal).

MALUKU UTARA — Insiden kebakaran besar melanda kawasan pemukiman padat di dekat kota Drammen, sekitar 50 kilometer sebelah barat Oslo, Norwegia. Otoritas setempat mencatat sedikitnya 106 unit rumah tinggal hancur total dilalap si jago merah. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin sore dan dengan cepat menjadi perhatian nasional karena skalanya yang masif.

Evakuasi Massal dan Upaya Pemadaman dari Udara

Petugas pemadam kebakaran menerjunkan lebih dari 60 personel ditambah bantuan helikopter penjatuh air untuk mengendalikan kobaran api. Asap hitam pebal membumbung tinggi dan terlihat dari radius puluhan kilometer, menyelimuti wilayah Drammen dan sekitarnya. Ratusan warga dievakuasi ke tempat penampungan sementara yang disiapkan pemerintah kota.

"Api menyebar sangat cepat karena angin. Kami fokus pada penyelamatan jiwa dan mengamankan perimeter," ujar seorang juru bicara pemadam kebakaran Drammen dalam keterangan persnya. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau warga yang dinyatakan hilang.

Penyebab Kebakaran Masih Misteri, Api Belum Padam

Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa api belum sepenuhnya terkendali. Tim pemadam masih berjibaku melawan titik-titik api yang terus bermunculan, terutama di area hutan yang terbakar. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan awal oleh kepolis setempat.

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat Norwegia mengenai bantuan darurat atau kompensasi bagi para korban. Namun, pemerintah kota Dramnen menyatakan akan segera mendata seluruh kerugian material dan kebutuhan dasar para pengungsi. Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran pemukiman terparah yang melanda Norwegia dalam satu dekade terakhir.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top