HALBAR — Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad, secara resmi mengukuhkan 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Mereka akan menjalankan tugas mulia dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Bupati Halbar, Sabtu (15/8/2026). Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Halbar Herman Sidete, Sekretaris Daerah (Sekda) Halbar Julius Marau, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Halbar, serta Wakapolres Halbar Kompol Edi Susanto. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan para orang tua anggota Paskibraka juga hadir dalam momen tersebut.
Djufri menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, ada kepercayaan besar yang kini diemban oleh para pelajar terpilih tersebut.
“Hari ini adalah hari yang istimewa. Kalian bukan hanya dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka, tetapi juga menerima sebuah kepercayaan dan kehormatan untuk membawa nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Halmahera Barat,” kata Djufri dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada 45 anggota Paskibraka ini merupakan buah dari kerja keras dan ketahanan mental selama masa pelatihan. Proses seleksi dan latihan yang panjang menjadi fondasi penting sebelum mereka bertugas nanti.
Di hadapan para orang tua dan tamu undangan, Djufri mengungkapkan bahwa perjalanan menjadi Paskibraka tidaklah mudah. Rasa lelah, panasnya terik matahari, hingga tekanan disiplin telah mereka lalui bersama.
“Kalian telah melewati proses latihan yang tidak mudah. Ada rasa lelah, panas, disiplin, bahkan mungkin ada air mata. Namun, semua itu adalah bagian dari proses untuk membentuk kalian menjadi pribadi yang lebih kuat, bertanggung jawab, dan memiliki karakter,” ujarnya.
Politikus Partai Nasdem ini juga menyoroti peran besar orang tua di balik kesuksesan anak-anak mereka. Dukungan doa dan pengorbanan keluarga dinilai menjadi faktor kunci yang tidak terlihat di permukaan.
“Anak-anak yang berdiri di hadapan kita hari ini adalah buah dari doa dan perjuangan bapak dan ibu. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua yang telah mendukung dan mendampingi anak-anak kita hingga sampai pada tahap ini,” sambungnya.
Djufri mengingatkan bahwa tugas mengibarkan bendera pada momentum 17 Agustus nanti memiliki makna historis yang mendalam. Ia meminta para anggota Paskibraka untuk tidak memandang tugas ini sekadar rutinitas seremonial.
“Ketika nanti Sang Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang bendera, mungkin perhatian semua orang akan tertuju kepada kalian. Namun, ingatlah yang kalian kibarkan bukan sekadar sehelai kain berwarna merah dan putih,” tegasnya.
“Di dalam Merah Putih ada sejarah, ada pengorbanan, ada darah dan air mata para pahlawan. Ada doa para orang tua, ada harapan generasi muda, dan ada masa depan bangsa Indonesia,” lanjut Djufri.
Mantan anggota DPRD Halbar ini berpesan agar nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab yang telah tertanam selama pelatihan terus dijaga. Ia berharap para anggota Paskibraka mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Halmahera Barat.
“Karena itu, laksanakan tugas ini dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab. Jadilah generasi yang disiplin ketika tidak ada yang mengawasi, jadilah generasi yang jujur ketika tidak ada yang melihat, jadilah generasi yang berani ketika berada dalam keadaan sulit, dan jadilah generasi yang tetap rendah hati ketika suatu hari nanti kalian berhasil,” pungkasnya.