MALUKU UTARA — Lonjakan harga emas dunia kali ini dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lemah pekan lalu, sehingga meningkatkan ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS akan menahan suku bunga acuannya hingga akhir tahun. Kondisi ini membuat dolar AS tertekan di dekat level terendahnya, yang pada akhirnya membuat logam mulia semakin murah bagi pemegang mata uang lain.
Analis IG Tony Syacamore menuturkan, emas kembali menunjukkan statusnya sebagai aset safe-haven. "Selain itu, emas tampaknya kembali mendapatkan statusnya sebagai aset safe-haven karena retorika agresif (hawkish) dari Iran membantu emas mengabaikan kenaikan imbal hasil obligasi," kata Syacamore, dikutip dari CNBC, Selasa (18/8/2026).
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini ditetapkan Rp 2.695.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya Rp 2.677.000 per gram. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau nilai yang diterima nasabah saat menjual kembali emasnya ke Antam, yang naik Rp 25.000 menjadi Rp 2.555.000 per gram.
Perlu dicatat, harga emas Antam bersifat fluktuatif dan mengikuti dinamika pasar. Sepanjang tahun ini, harga emas Antam sempat menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis (29/1/2026) lalu di level Rp 3.168.000 per gram dengan buyback Rp 2.989.000 per gram.
Berbeda dengan Antam, harga emas di Pegadaian justru bergerak bervariasi. Berdasarkan laman Pegadaian, harga emas Galeri24 turun dari Rp 2.687.000 menjadi Rp 2.676.000 per gram. Emas Antam yang dijual di Pegadaian juga terkoreksi dari Rp 2.785.000 menjadi Rp 2.736.000 per gram.
Sebaliknya, emas produksi UBS mencatatkan kenaikan tipis dari Rp 2.746.000 menjadi Rp 2.747.000 per gram. Dari sisi pilihan ukuran, emas Galeri24 tersedia mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram, emas UBS mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam tersedia hingga ukuran 100 gram.
Adapun produsen emas swasta PT Hartadinata Abadi Tbk juga merilis daftar harga terbaru untuk emas 24 karat pada hari ini. Harga emas di Hartadinata Abadi tercatat mengalami penyesuaian seiring pergerakan pasar global.
Sebagai gambaran, pergerakan harga emas hari ini terjadi di tengah fokus pasar terhadap risalah pertemuan kebijakan The Fed yang dijadwalkan rilis pada Rabu (19/8/2026). Mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga bulan depan dan hingga akhir tahun, menyusul data inflasi dan penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan.