Tender PLTS 30 GW Dimulai Tahun Ini, Pemerintah Targetkan 100 GW demi Hapus Diesel

Penulis: Boyke Sihombing  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:44:31 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan tender PLTS 30 GW akan dimulai pada tahun ini.

MALUKU UTARA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan proses tender proyek PLTS raksasa ini sudah masuk tahap persiapan akhir. Ia menyebut pembahasan teknis terkait skema dan lokasi proyek telah dilakukan bersama jajaran direksi PLN.

"Tahun ini, kita akan mulai masuk tahap pertama dengan pembangunan 30 gigawatt. Tendernya akan kita mulai lakukan sekarang," kata Bahlil dalam gelaran Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, Rabu (19/8).

Strategi Besar di Balik Target 100 GW

Komitmen membangun PLTS 30 GW ini bukan sekadar seremonial. Angka tersebut merupakan bagian dari pidato pengantar RAPBN 2027 yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (14/8).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintah akan mempercepat pembangunan PLTS sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel, terutama di wilayah terpencil yang selama ini sulit dijangkau jaringan listrik nasional.

"Selanjutnya kita telah memulai dan akan membangun 100 ribu megawatt, atau 100 gigawatt energi dari matahari, dari energi surya," ujar Prabowo saat penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027.

13 GW PLTD Dipensiunkan, Wilayah Terpencil Jadi Prioritas

Yang menarik dari kebijakan ini adalah adanya aksi nyata yang berjalan paralel. Di saat yang sama pemerintah menargetkan pembangunan PLTS 30 GW, sebanyak 13 GW kapasitas PLTD akan dihentikan operasinya. Pembangkit-pembangkit diesel yang boros BBM itu akan digantikan oleh pembangkit berbasis energi surya.

Langkah ini dinilai strategis karena menyelesaikan dua masalah sekaligus: menekan biaya operasional listrik di daerah terpencil yang selama ini mengandalkan BBM, sekaligus mempercepat transisi energi bersih. Kawasan timur Indonesia yang selama ini identik dengan penggunaan diesel diperkirakan menjadi salah satu wilayah yang paling merasakan dampak pergantian teknologi pembangkit ini.

Dengan dimulainya tender tahun ini, pemerintah optimistis pembangunan fisik PLTS tahap pertama bisa segera dieksekusi. Jika berjalan sesuai rencana, target 100 GW yang dicanangkan bukan lagi sekadar wacana, melainkan peta jalan yang mulai diwujudkan secara bertahap.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top