STIN 2026 Punya 3 Program Studi, Ini Bedanya Satu-satu

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:58:31 WIB
Pendaftaran taruna dan taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun akademik 2026/2027 resmi dibuka melalui portal SSCASN BKN.

STIN - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali membuka pintu masuk ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran taruna dan taruni baru berlangsung lewat portal SSCASN BKN bersamaan dengan sekolah kedinasan lain.

Mengenal 3 Prodi STIN

STIN membuka tiga jalur program studi pada 2026. Agen Intelijen dan Analis Intelijen sama-sama terbuka untuk lulusan SMA/sederajat — yang pertama mengarah ke spesialisasi HUMINT (operasional intelijen), yang kedua ke Intelligence Analysis Management (analisis strategis). Sementara Keamanan dan Intelijen Siber khusus untuk lulusan SMK/MAK jurusan komputer, jaringan, multimedia, desain grafis, pengembangan gim, atau rekayasa perangkat lunak.

Kuota dan Komposisi Penerimaan

STIN menyediakan 100 kursi untuk taruna dan taruni baru pada seleksi 2026, dengan rincian:

  • Sarjana Agen Intelijen: 60 orang
  • Sarjana Analis Intelijen: 20 orang
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang

Dari total 100 kuota tersebut, komposisinya 85 persen untuk laki-laki dan 15 persen untuk perempuan.

Standar Tinggi Badan dan Kesehatan

Calon taruna laki-laki diutamakan memiliki tinggi badan minimal 165 cm, sedangkan taruni perempuan minimal 160 cm, dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan. Sifat "diutamakan" ini membuka peluang bagi peserta yang sedikit di bawah standar, asalkan mampu membuktikan prestasi atau kemampuan tertentu saat seleksi. Pemeriksaan kesehatan lain tetap wajib diikuti sesuai ketentuan panitia.

Ketentuan yang Wajib Dipenuhi

Calon peserta STIN 2026 harus memenuhi sejumlah syarat dasar berikut:

  • Berstatus WNI dan setia pada Pancasila serta UUD 1945.
  • Berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK, dan tidak pernah terlibat tindak pidana.
  • Minimal lulusan SMA/sederajat (bukan Paket C).
  • Lolos persyaratan nilai akademik serta kesehatan dan fisik.
  • Bersedia mematuhi seluruh ketentuan pendidikan dan seleksi.

Khusus lulusan 2024-2026, standar nilai yang perlu dipenuhi adalah rata-rata ijazah minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, serta Bahasa Inggris/bahasa asing juga minimal 85.

Panduan Daftar Lewat SSCASN BKN

Proses pendaftaran STIN 2026 dilakukan online lewat SSCASN BKN, dimulai dengan pembuatan akun berbasis data kependudukan, login, lalu memilih menu Sekolah Kedinasan dan instansi STIN. Setelah menentukan program studi, peserta perlu mengisi biodata, mengunggah dokumen, memeriksa ulang data, mengirim pendaftaran, dan menyimpan buktinya untuk keperluan tahapan berikutnya.

Kapan Pendaftaran Dibuka

Jendela pendaftaran STIN 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026, mengikuti jadwal nasional penerimaan sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN. Mendaftar lebih awal disarankan agar ada waktu memeriksa ulang kelengkapan dokumen sebelum batas waktu.

Apa Saja yang Diuji Setelah Lolos Administrasi

Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar, dilanjutkan tes kesehatan, kebugaran fisik, dan psikologi, serta tahapan lain sesuai ketentuan STIN.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah peserta dengan tinggi badan di bawah ketentuan otomatis gugur?
Tidak selalu. Kata "diutamakan" pada syarat tinggi badan berarti peserta yang sedikit di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila punya prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan.

Apakah nilai 85 berlaku untuk semua lulusan atau hanya tahun tertentu?
Ketentuan nilai rata-rata ijazah dan mata pelajaran minimal 85 yang diberitakan berlaku untuk lulusan tahun 2024-2026.

Kesimpulan

STIN membuka tiga program studi pada penerimaan 2026: Sarjana Agen Intelijen, Sarjana Analis Intelijen, dan Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber, dengan total 100 kuota. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 lewat SSCASN BKN, dan calon peserta perlu memenuhi syarat akademik, fisik, serta kesehatan sebelum mendaftar.

Reporter: Redaksi
Back to top