MALUKU UTARA — D'MASIV resmi mengumumkan rangkaian tur konser bertajuk Asia Home Run yang akan membawa mereka ke lima negara. Rencananya, perjalanan ini dimulai dari Taipei, Taiwan, pada 4 Oktober 2025, kemudian berlanjut ke Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan berakhir di Jakarta pada 5 Desember 2026.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh vokalis Rian Ekky Pradipta dalam jumpa pers di Coma M Bloc Space, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Tur ini menjadi penanda 23 tahun perjalanan bermusik D'MASIV yang selama ini telah menghasilkan delapan album penuh dan tiga album live.
Selain menyiapkan konser, D'MASIV juga tengah menggarap materi baru. Rian mengungkapkan bahwa bandnya akan membawakan dua lagu anyar dalam tur ini, salah satunya adalah single kedua yang dijadwalkan rilis pada akhir September 2025.
"Kebetulan nanti kami juga akan membawakan single kedua yang baru karena rencananya akan dirilis pada akhir September. Jadi, menariknya adalah ada dua lagu baru dari D'MASIV," ujar Rian dalam kesempatan tersebut.
Rian juga mengaku penasaran dengan respons penggemar D'MASIV di luar Indonesia terhadap lagu-lagu baru ini. Ia menyebut hal itu menjadi semangat baru bagi band yang beranggotakan Damar, Dwiki, Rayyi, dan Wahyu tersebut untuk terus berkarya.
"Kami sebenarnya penasaran kira-kira seperti apa respons Masivers yang ada di Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia ketika mendengar lagu baru kami. Itu menjadi semangat baru buat D'MASIV," pungkasnya.
Di tengah banyaknya penggemar yang menginginkan D'MASIV konsisten dengan gaya musik awal mereka, Rian menegaskan bahwa bermusik adalah sebuah proses yang harus terus berjalan. Baginya, musik bukan sekadar kumpulan karya di belakang, melainkan perjalanan yang harus dilewati.
"Banyak pendengar atau mahasiswa pengennya kami selalu bikin lagu-lagu seperti album awal. Tapi buat kami, musik adalah perjalanan yang harus kami lewati. Jadi, seperti ritual sebenarnya kalau musik itu," ungkapnya.
Rian juga berbagi soal keseruan yang ia rasakan selama menjalani kebersamaan sebagai band. Ia berharap energi positif itu bisa tersalurkan kepada penonton yang hadir di setiap kota nanti.
"Serunya ngeband itu ketika masih ada fun, ketawa-ketawanya, dan deg-degan bareng teman-teman. Energi itu yang semoga bisa tersalurkan kepada semua yang hadir nanti," ujarnya.
Pemilihan nama Asia Home Run bukan tanpa alasan. Konsep ini merefleksikan perjalanan yang pada akhirnya membawa D'MASIV kembali pulang ke Indonesia setelah tampil di berbagai kota di Asia.
Rian menjelaskan bahwa setelah 23 tahun berkarya, dirasa sudah saatnya D'MASIV memperluas jangkauan ke luar negeri. Mereka ingin memulai dari negara orang terlebih dahulu sebelum menutup perjalanan di Jakarta.
"Kami sudah 23 tahun bersama-sama, sudah punya delapan album penuh dan tiga album live. Rasanya sudah saatnya kami membuat sebuah perjalanan baru. Kami enggak pengen cuma ada di Indonesia saja. Makanya dikasih nama Asia Home Run, karena kami justru mau mulai di negara orang dulu lalu berakhir di Jakarta nanti di Desember," tutur Rian.
Tur Asia Home Run menjadi salah satu langkah besar D'MASIV di industri musik Tanah Air, sekaligus upaya memperkuat basis penggemar mereka di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.