TERNATE — Agenda Rabu Menyapa yang selama ini menyambangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini mulai diarahkan ke sekolah. SMP Negeri 3 Ternate menjadi sekolah menengah pertama pertama yang disambangi Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, dengan didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan, Gazali.
Rizal menegaskan, pendekatan langsung ke sekolah penting dilakukan agar persoalan pendidikan tidak hanya terlihat dari laporan tertulis. Berbagai kebutuhan tenaga pendidik dan peserta didik diharapkan dapat dibahas secara langsung bersama pihak sekolah dan Dinas Pendidikan.
Dalam kunjungan itu, Rizal mengaitkan pembenahan pendidikan di Ternate dengan target Indonesia menuju Generasi Emas 2045. Ia menilai waktu menuju tahun tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak sekarang.
“Kalau 2045 yang ingin kita jadikan adalah generasi emas, maka apa yang mau diproduksi tahun 2026, 2027, 2028, 2029, 2030 sampai 19 tahun ke depan, fondasinya harus kuat,” tegasnya.
Rizal mengingatkan seluruh pihak agar tidak berhenti pada slogan atau target belaka. Proses pendidikan, menurut dia, harus benar-benar menghasilkan generasi berkualitas yang mampu bersaing.
Rizal juga menyoroti pemanfaatan rapor pendidikan di sekolah. Ia meminta dokumen tersebut tidak hanya dipandang sebagai administrasi yang diunggah, melainkan harus dibaca dan dianalisis untuk mengukur capaian pembelajaran.
“Cerita tentang rapor pendidikan, bagaimana kita mengukur berhasil tidaknya capaian pendidikan yang kita lakukan di SMP ini, tidak sekadar rapor itu kita upload saja,” ujarnya.
Setiap indikator dalam rapor perlu dikaji untuk mengetahui apakah target pendidikan telah tercapai. Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Ternate diminta mengawal hasil evaluasi tersebut agar dapat diterjemahkan menjadi program nyata di sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, Rizal meminta Kepala SMP Negeri 3 berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait kebutuhan sekolah yang dinilai mendesak. Dokumen pendukung yang telah diunggah diharapkan segera mendapat respons dari pemerintah daerah.
“Saya berharap Pak Kepsek nanti berkoordinasi dengan Pak Kadis. Paling tidak apa yang menjadi substansi urgensi dari sekolah ini bisa segera diwujudkan untuk dibangun baru,” katanya.
Rizal menegaskan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana agar tidak terjadi kesenjangan kualitas antar-sekolah. Ia ingin SMP Negeri 3 mampu bersaing dengan sekolah lain di Kota Ternate, baik yang berada di pusat kota maupun di wilayah selatan dan utara.
Selain infrastruktur, perhatian Rizal juga tertuju pada peningkatan kapasitas guru. Melalui PGRI Kota Ternate yang ia pimpin, sejumlah program telah disiapkan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.
“Melalui program PGRI, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, saya juga telah menyiapkan beberapa program pendidikan yang disine,” jelas Rizal. Ia menambahkan, peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas guru merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan peserta didik.