MALUKU UTARA — Drama China The Early Spring tengah menikmati masa kejayaannya sebagai salah satu dracin paling populer saat ini. Kisah percintaan berlatar dunia kerja itu mengikuti Luan Nian, eksekutif periklanan bermulut tajam yang diperankan Jing Boran, dan hubungan rahasianya dengan karyawan baru bernama Shang Zhitao yang dibintangi Sun Qian.
Seiring cerita bergulir, sebagian penonton merasa karakter Luan Nian punya kemiripan mencolok dengan sosok nyata. Nama yang muncul ke permukaan adalah Liu Lian, penyanyi China berusia 36 tahun yang juga berkarir di industri periklanan.
Liu Lian adalah lulusan Universitas Peking yang bergabung dengan Ogilvy Beijing sebagai pekerja magang pada 2012. Ia melepaskan kesempatan melanjutkan studi pascasarjana jalur penerimaan langsung demi menekuni jalur profesional di agensi tersebut.
Gaji awalnya saat itu 3.500 yuan atau sekitar Rp 9,2 juta. Dari posisi magang, Liu Lian naik jabatan menjadi direktur kreatif dan bertahan di raksasa periklanan itu hingga 2022.
Latar belakang itu sejalan dengan penggambaran Luan Nian sebagai kreatif senior di Lime Advertising, agensi fiktif dalam drama. Sama seperti Liu Lian, karakter tersebut juga dikaitkan dengan Universitas Peking.
Detail yang paling ramai dibahas adalah soal anjing peliharaan. Liu Lian memiliki anjing Samoyed bernama Taotao. Dalam The Early Spring, Taotao justru menjadi nama panggilan untuk karakter Shang Zhitao.
Shang Zhitao dalam drama juga memelihara anjing Samoyed, meski diberi nama Luke. Kombinasi petunjuk ini yang membuat penggemar makin yakin dengan teori mereka.
Perbandingan tersebut akhirnya sampai ke telinga Liu Lian sendiri. Saat berbincang dengan aktris Wang Gege di sebuah podcast, ia menanggapi dugaan itu dengan geli.
"Aku benar-benar ingin bertanya pada penulis aslinya. Apakah aku sebenarnya inspirasinya?" candanya.
Liu Lian mengaku dampak The Early Spring tidak berhenti pada pertanyaan soal inspirasi karakter. Drama itu juga menghidupkan kembali obrolan grup lamanya bersama mantan rekan kerja di Ogilvy.
Menurut Liu Lian, percakapan di grup tersebut sudah mati selama bertahun-tahun. Kini semua orang tiba-tiba menggali dan berbagi foto-foto lama dari masa kerja mereka di bidang periklanan.
Selama bekerja di Ogilvy, Liu Lian membentuk duo vokal jazz bernama Mr. Miss bersama sesama alumni Universitas Peking, Du Kai. Album debut mereka memenangkan penghargaan Grup Vokal Terbaik di Golden Melody Awards ke-28, bersaing dengan Power Station dan Grasshopper.
Namanya masuk daftar Forbes China 30 Under 30 pada 2018. Pengakuan yang lebih luas datang setelah ia tampil di musim ketiga Sisters Who Make Waves pada 2022.
Media China pernah melaporkan bahwa Ogilvy mempertahankan posisi Liu Lian tetap terbuka selama ia mengambil cuti tanpa gaji karena karier hiburannya sedang melejit. Netizen pun menjulukinya "iklan berjalan Ogilvy".
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi bahwa Liu Lian memang menginspirasi karakter Luan Nian. Jika benar, tim The Early Spring tampaknya perlu berterima kasih kepada sosok yang menginspirasi salah satu drama paling ramai dibicarakan musim ini.