TERNATE — Erlangga Dwi Putra menempuh perjalanan panjang dari lapangan kampung di Ternate hingga bermain di Seoul. Kiper kelahiran Maluku Utara itu kini menjadi bagian skuad Persija Jakarta U-18 pada turnamen Hechi Cup 2026.
Sebelum hijrah ke Jakarta, Erlangga memperkuat EPA Malut United yang kini bernama Java United. Klub itu menjadi pijakan keduanya usai menimba ilmu di SSB Indonesia Muda (IM) Ternate.
Momen paling menentukan dalam karier Erlangga terjadi di Garudayaksa Football Academy, 17 Mei 2026. Laga final EPA U-18 Super League 2025/26 antara Malut United dan Persija Jakarta berakhir tanpa gol hingga harus diselesaikan lewat adu penalti.
Di bawah mistar, Erlangga menggagalkan tiga penalti pemain Persija secara beruntun. Aksi itu mengantar Malut United menang 3-2 dan keluar sebagai juara.
Penampilan tersebut menjadi pintu masuk Erlangga ke Persija U-18. Klub ibu kota merekrutnya tak lama setelah turnamen usai.
Bersama Macan Muda, Erlangga tampil di Hechi Cup 2026 di Hyochang Stadium, Seoul, Korea Selatan, pada 6–14 September 2026. Persija mengawali turnamen dengan kemenangan 3-1 atas NCR Select U-18.
Namun langkah Persija terhenti di posisi keempat pada akhir kompetisi. Meski begitu, pengalaman bertanding di level internasional menjadi modal berharga bagi kiper muda asal Maluku Utara itu.
Perjalanan Erlangga memperlihatkan jalur pembinaan usia muda yang berjalan dari bawah. SSB Indonesia Muda Ternate menjadi titik awal, dilanjutkan ke EPA Malut United, sebelum menembus klub besar seperti Persija.
Sepak bola Maluku Utara sendiri belakangan aktif mengirim pemain ke kompetisi nasional. Kehadiran Erlangga di skuad Persija U-18 menambah daftar pesepak bola daerah yang menembus level elite.
Bagi Erlangga, Hechi Cup 2026 bukan titik akhir. Turnamen itu menjadi batu loncatan untuk terus menapaki jenjang sepak bola usia muda, dari Ternate menuju panggung yang lebih besar.