Disperindag Malut Distribusikan 7.920 Liter Minyakita ke Pasar Galala Sofifi, Harga Dijaga di HET Rp15.700

Penulis: Dedi Supriadi  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:01:31 WIB
Petugas mendistribusikan Minyakita sebanyak 7.920 liter di Pasar Galala Sofifi, Maluku Utara.

SOFIFI — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, Rony Saleh, menyatakan distribusi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara. Pemerintah daerah, katanya, secara rutin memastikan pasokan Minyakita tersedia di pasar.

"Hari ini kami mendistribusikan Minyakita sebanyak 7.920 liter untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok di Pasar Galala Sofifi," kata Rony.

Pasar Murah HUT Malut Jual Minyakita Sesuai HET Rp15.700 per Liter

Selain distribusi Minyakita, pemerintah daerah menggelar pasar murah di Sofifi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara. Penjualan Minyakita dalam kegiatan tersebut mengikuti harga eceran tertinggi atau HET sebesar Rp15.700 per liter.

Empat Kontainer dari Bulog Tambah Pasokan 88.800 Liter

Pasokan Minyakita untuk Maluku Utara bertambah melalui Bulog. Sebanyak tiga kontainer berisi 66.600 liter masuk ke Maluku Utara melalui gudang Bulog pada 28 September 2026.

Satu kontainer tambahan dengan volume 22.200 liter masuk pada 30 September. Total pasokan yang masuk mencapai 88.800 liter atau empat kontainer.

"Stok ini untuk memenuhi kebutuhan sekitar satu bulan ke depan di wilayah Maluku Utara," ujar Rony.

Bulog Siapkan PO 73.440 Liter untuk November-Desember

Pemerintah daerah mulai menyiapkan kebutuhan pasokan untuk bulan berikutnya. Bulog telah menyiapkan purchase order atau PO Minyakita untuk November dan Desember dengan volume sementara 73.440 liter.

Penambahan pasokan masih dimungkinkan menjelang periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga minyak goreng.

Distribusi dan pengawasan pasokan Minyakita akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah dan Bulog. Tujuannya agar ketersediaan komoditas tetap terjaga di pasar-pasar di Maluku Utara.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top