MOROTAI — Kepala SMPN 1 Morotai Jacklyn Anindya Syah membenarkan penutupan sementara sekolahnya. Pihak sekolah membagikan masker kepada siswa dan memastikan proses belajar mandiri tetap berjalan selama kabut asap menyelimuti Morotai pada pagi hingga siang hari.
Jacklyn menegaskan bahwa penghentian sementara kegiatan tatap muka tidak berarti siswa berhenti belajar. Waktu di rumah diminta dimanfaatkan untuk kegiatan positif dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan.
"Libur sekolah bukan berarti libur belajar. Di tengah kondisi kabut/asap seperti ini, anak-anak tetap dapat memanfaatkan waktu di rumah dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat, tentunya dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan," ujar Jacklyn.
Meski aktivitas pembelajaran tatap muka dihentikan sementara, kepala sekolah beserta jajaran dewan guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan apel pagi, Senin (5/10/2026).
"Apel pagi menjadi momentum untuk memastikan seluruh jajaran sekolah tetap disiplin, terkoordinasi, serta memiliki agenda kegiatan yang jelas selama masa libur sekolah," kata Jacklyn.
Pihak sekolah mengimbau siswa membatasi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum membaik. Siswa diharapkan membaca buku, mengulang pelajaran, menyelesaikan tugas, membantu orang tua, serta mengembangkan keterampilan mandiri.
Guru dan wali kelas dikerahkan melakukan pemantauan berkala untuk memastikan keselamatan dan kelancaran belajar siswa selama berada di rumah.
"Sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan peserta didik. Guru dan wali kelas juga akan melakukan pemantauan terhadap kegiatan dan kondisi siswa di rumah, terutama untuk memastikan kondisi mereka tetap baik selama masa libur," lanjutnya.
SMPN 1 Morotai berkomitmen menjadikan masa libur darurat ini sebagai momentum untuk menjaga produktivitas siswa serta meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.
"Yang paling penting, jaga kesehatan. Hindari aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan, gunakan masker sesuai kebutuhan, dan tetap ikuti arahan orang tua serta sekolah. Kita berharap kondisi ini segera membaik sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman di sekolah," tandas Jacklyn.