HALMAHERA TENGAH — Direktur Pelta Maluku Utara, Maruf Majid, menyatakan berbagai kontribusi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang. Menurut dia, kontribusi sosial perusahaan perlu dilihat secara objektif dan menjadi salah satu pertimbangan publik dalam menilai aktivitas pertambangan di Pulau Gebe.
Bantuan yang disalurkan PT Smart Marsindo mencakup tiga hal utama: bus sekolah, ambulans untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat, dan relokasi bangunan sekolah. Relokasi itu disebut untuk menunjang kebutuhan pendidikan warga di sekitar area tambang.
Maruf menilai ketiga bentuk kontribusi itu menyentuh kebutuhan dasar warga, mulai dari mobilitas anak sekolah hingga akses layanan kesehatan.
Maruf mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi negatif mengenai PT Smart Marsindo yang beredar di ruang publik tanpa verifikasi. Ia menegaskan setiap informasi perlu diperiksa dan dikonfirmasi kepada pihak terkait agar masyarakat memperoleh gambaran utuh berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami mengimbau publik supaya tidak gampang percaya dengan informasi yang sengaja disebar pihak tertentu untuk menyudutkan PT Smart Marsindo. Informasi harus diverifikasi dulu, jangan gampang percaya. Kami sudah mengecek, ternyata Smart Marsindo telah melakukan banyak hal positif di lingkar tambang," ujar Maruf.
Maruf menambahkan kritik terhadap perusahaan merupakan hal yang wajar. Namun, kritik harus disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurut dia, ruang publik seharusnya menjadi wadah pertukaran informasi yang sehat, bukan tempat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia berharap masyarakat dapat menilai PT Smart Marsindo secara adil dan proporsional, baik terkait kontribusi sosial yang telah dilakukan maupun persoalan yang masih perlu mendapat perhatian bersama.