Pencarian

Starlink Mobile Kantongi Izin FCC, Siap Perluas Layanan ke Lebih Banyak Negara

Minggu, 20 September 2026 • 20:50:01 WIB
Starlink Mobile Kantongi Izin FCC, Siap Perluas Layanan ke Lebih Banyak Negara

MALUKU UTARA — Federal Communications Commission (FCC) resmi memberikan izin global facilities-based dan resale authority kepada SpaceX untuk layanan Starlink Mobile. Restu regulator Amerika Serikat itu membuka jalan bagi layanan seluler berbasis satelit ini hadir di lebih banyak negara di luar AS. Ekspansi tersebut tetap bergantung pada kerja sama operator seluler dan persetujuan regulator di masing-masing negara tujuan.

Izin ini menjadi langkah penting bagi SpaceX yang selama ini mengandalkan kemitraan dengan operator lokal untuk menghadirkan layanan seluler langsung ke ponsel. Dengan cakupan izin yang bersifat global, Starlink Mobile berpotensi menjangkau pasar-pasar baru yang sebelumnya sulit dilayani infrastruktur terestrial.

Beda Starlink Mobile dengan Starlink Biasa

Starlink Mobile dirancang untuk terhubung langsung ke ponsel LTE yang sudah beredar di pasaran, tanpa perlu perangkat antena khusus seperti pada layanan Starlink konvensional. Satelitnya membawa antena yang berfungsi layaknya menara seluler (BTS) di luar angkasa, sehingga mampu memperluas jaringan ke wilayah yang tidak terjangkau sinyal terestrial.

Saat ini, layanan tersebut sudah mendukung pengiriman pesan dan sejumlah fungsi data melalui operator seluler mitra di berbagai negara. Sebut saja Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan Kanada. Model kemitraan ini memungkinkan SpaceX memanfaatkan spektrum dan jaringan operator lokal yang sudah mapan di tiap negara.

Satelit V2 dan Target Konektivitas 5G

SpaceX tengah menyiapkan satelit Starlink Mobile V2 dengan kemampuan yang jauh lebih besar. Perusahaan mengklaim V2 dapat menawarkan konektivitas seluler 5G dengan throughput sekitar 20 kali lebih tinggi dibanding generasi pertama. Peningkatan kapasitas itu disebut cukup untuk mendukung streaming, panggilan video, hingga penggunaan internet berkecepatan tinggi.

KDDI di Jepang bahkan sudah meneken kesepakatan untuk menghadirkan layanan V2 dengan broadband dan panggilan suara langsung ke ponsel. Layanan tersebut ditargetkan mulai tersedia pada akhir 2027.

Roaming Lintas Negara dan Hambatan Regulasi

Konsep roaming lintas negara melalui jaringan satelit menjadi salah satu daya tarik utama Starlink Mobile. Namun, perluasan layanan tetap membutuhkan kerja sama dengan operator seluler dan persetujuan regulator di masing-masing negara. Izin global dari FCC menjadi langkah penting, tetapi tidak serta-merta membuat Starlink Mobile otomatis tersedia di seluruh dunia.

Setiap negara memiliki aturan berbeda soal alokasi spektrum, lisensi telekomunikasi, dan persyaratan kemitraan lokal. Tanpa operator mitra yang memiliki izin di suatu yurisdiksi, layanan ini tidak bisa beroperasi meski FCC sudah memberi restu.

Bagaimana dengan Indonesia?

Starlink sendiri memang sudah tersedia secara resmi di Indonesia, tetapi layanan internet satelit dan Starlink Mobile merupakan dua hal yang berbeda. Layanan internet Starlink menggunakan terminal antena khusus, sementara Starlink Mobile menyasar koneksi langsung ke ponsel pengguna.

Untuk hadir di Tanah Air, SpaceX masih perlu menggandeng operator seluler Indonesia dan memperoleh izin yang diperlukan dari regulator setempat. Hingga kini belum ada pengumuman resmi soal mitra operator maupun jadwal peluncuran Starlink Mobile di Indonesia.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor, izin FCC ini menandakan babak baru kompetisi di segmen konektivitas satelit-ke-ponsel. Operator seluler di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, akan menghadapi pilihan antara menjadi mitra atau bersaing langsung dengan layanan berbasis satelit yang kian matang secara teknologi.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks