TERNATE — Ardian menyampaikan keyakinannya dalam Musda Partai Golkar Kota Ternate yang berlangsung di Bela Hotel. Ia mengaku berpegang pada rekomendasi dukungan yang telah dikantonginya dan menunggu keputusan resmi dari pleno DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.
Menurut Ardian, seluruh pihak perlu menghormati mekanisme dan keputusan organisasi yang telah ditetapkan. Ia menegaskan langkah selanjutnya adalah mengikuti keputusan hasil pleno tersebut.
"Kita semua kembali pada apa yang sudah disampaikan dan hasil pleno DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara. Sudah diputuskan bahwa tanggal 22 baru kita mendengarkan hasilnya," ujarnya.
Rekomendasi Ganda dari Ternate Barat Jadi Perhatian
Dalam dinamika Musda, persoalan rekomendasi ganda turut menjadi perhatian. Ardian mengakui adanya dua dukungan yang dipersoalkan dari wilayah Ternate Barat.
Ia menegaskan bahwa proses penandatanganan rekomendasi yang ditujukan kepadanya telah dilakukan lebih dahulu, yakni pada 3 Oktober. Atas dasar itu, Ardian menilai dukungan yang dimilikinya sah.
"Saya tetap yakin. Tetap optimistis," tegasnya.
Tim LO Pegang Rekomendasi hingga Penetapan 22 Oktober
Liasison Officer (LO), Bongso Hi. Arahan, menyatakan pihaknya tetap berpegang pada rekomendasi dukungan yang telah diperoleh. Rekomendasi tersebut akan menjadi pegangan tim hingga pelaksanaan penetapan hasil pada 22 Oktober.
Ardian bersama timnya menyiapkan sejumlah agenda politik apabila dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar Kota Ternate, dengan mengusung tema "Arah Baru Golkar".
Konsolidasi Internal Jadi Prioritas Utama
Prioritas utama yang disiapkan adalah melakukan konsolidasi internal partai. Setelah itu, timnya akan berfokus memastikan pembentukan dan penguatan kepengurusan Golkar di tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Menurut juru bicara tim, penguatan struktur organisasi menjadi langkah penting untuk membangun soliditas partai sekaligus memperkuat kerja politik Golkar di Kota Ternate.
"Pada prinsipnya, yang pertama adalah konsolidasi internal. Yang kedua, memastikan seluruh pengurus di tingkat kelurahan dan kecamatan terbentuk terlebih dahulu," ujarnya.
Tim Ardian menegaskan saat ini fokus utama mereka adalah mengikuti tahapan Musda dan menunggu keputusan yang dijadwalkan pada 22 Oktober. Mereka juga menyatakan keyakinan bahwa 10 rekomendasi dukungan yang diklaim telah diperoleh akan tetap menjadi kekuatan dalam proses pencalonan.
Dengan semangat "Arah Baru Golkar", Ardian berharap dapat membawa penguatan organisasi dan konsolidasi kepengurusan apabila terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate. Keputusan akhir mengenai kepemimpinan Golkar Kota Ternate masih menunggu hasil proses Musda sesuai mekanisme organisasi partai.