MOROTAI — Musyawarah Daerah VI Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai berjalan singkat dengan hasil tunggal. Seluruh kader yang hadir menyepakati Rusli Sibua sebagai ketua terpilih tanpa mekanisme voting. Forum daerah itu digelar di Gedung DPRD Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (14/10/2026).
Pengurus DPD I Golkar Maluku Utara mengirim dua perwakilan ke forum tersebut. Sekretaris DPD I Golkar Malut Arifin Djafar hadir bersama Ketua Harian Ikram Sangaji. Kehadiran keduanya menandai pengesahan struktur kepengurusan tingkat kabupaten oleh pengurus provinsi.
Penetapan Aklamasi Disahkan Pukul 13.30 WIT
Arifin Djafar memimpin sidang sekaligus mengesahkan hasil musyawarah. Penetapan berlangsung pada pukul 13.30 WIT tanpa penundaan. Ia membacakan keputusan dari meja pimpinan sidang.
"Menetapkan calon hanya satu orang secara aklamasi, yaitu Bapak Rusli Sibua. Mengesahkan Dr. Rusli Sibua, M.Si. sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai terpilih dengan masa bakti periode 2025–2030," ujar Arifin.
Keputusan bulat itu menutup rangkaian Musda VI. Tidak ada calon alternatif yang diajukan kader sejak forum dibuka. Mekanisme aklamasi dipilih karena hanya satu nama yang memenuhi syarat pencalonan.
Bendera Pataka Diserahkan ke Ketua Terpilih
Usai pengesahan, Arifin Djafar menyerahkan bendera pataka Golkar bergambar pohon beringin kepada Rusli Sibua. Simbol partai itu diserahkan langsung dari pengurus provinsi ke pengurus kabupaten. Penyerahan menandai peralihan tanggung jawab kepengurusan periode sebelumnya.
Rusli menyatakan kesiapannya mengibarkan panji-panji Partai Golkar hingga ke seluruh pelosok Kabupaten Pulau Morotai. Pernyataan itu disampaikan usai menerima bendera pataka. Ia menyebut konsolidasi kader akan jadi prioritas kepengurusannya.
Konsolidasi Kader Jadi Prioritas Kepengurusan Baru
Kabupaten Pulau Morotai terdiri dari sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah kepulauan. Struktur partai di tingkat desa dan kelurahan menjadi ujung tombak konsolidasi. Pengurus DPD II perlu memastikan jaringan kader tetap aktif di tiap wilayah.
Musda VI juga menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya. Kader yang hadir menerima laporan pertanggungjawaban sebelum penetapan ketua baru. Forum daerah semacam ini digelar lima tahun sekali sesuai mekanisme internal partai.
Dengan penetapan tersebut, Rusli Sibua memegang mandat kepemimpinan Golkar Morotai hingga 2030. Susunan kepengurusan harian akan dibentuk setelah penetapan ketua. DPD I Golkar Maluku Utara menunggu laporan struktur baru dari pengurus kabupaten terpilih.