MOROTAI — Kamaluddin Bunga alias Voni, warga Desa Sambiki, ditemukan kapal Navios Pollux berbendera Panama setelah terombang-ambing selama 21 hari. Setibanya di pelabuhan, pria 41 tahun itu langsung dijemput petugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cina untuk menjalani pendampingan dan penanganan awal.
KJRI Bergerak Cepat Urus Pemulangan
Kepala Desa Sambiki, Iksan Banyo, mengonfirmasi kedatangan warganya dan menyampaikan rasa syukur atas keselamatan Kamaluddin. "Alhamdulillah, saudara Kamaludin sudah tiba di Liuheng Port China pada Selasa 13 Oktober 2026, sekitar pukul 23.00 waktu setempat," ujar Iksan, Kamis (15/10/2026).
Iksan menjelaskan, KJRI langsung mengatur rencana perjalanan pulang Kamaluddin menuju Tanah Air. "Jadi begitu saudara Kamaluddin tiba pada Selasa kemarin, langsung dilakukan penjemputan oleh KJRI China, dibawa ke kantor KJRI China untuk diatur rencana pemulangan ke Indonesia," katanya.
Apresiasi untuk Pemda, Basarnas, dan BPBD
Atas nama keluarga, Iksan menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mengawal proses penyelamatan hingga Kamaluddin ditemukan dalam kondisi selamat. "Kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemda Pulau Morotai, Tim Basarnas, BPBD dan pihak kapal karena telah membantu saudara kami dalam keadaan sehat," tuturnya.
Pemkab Tunggu Penyelesaian Administrasi di KJRI
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai, Alhadar Djaguna, membenarkan keberadaan Kamaluddin dalam penanganan otoritas Indonesia di Cina. "Iya benar, dia sudah tiba di Cina pada Selasa 13 Oktober kemarin," ungkap Alhadar.
Alhadar menambahkan, pemerintah daerah bersama instansi terkait sedang merampungkan seluruh proses yang diperlukan agar Kamaluddin bisa segera dipulangkan hingga ke kampung halamannya. "Sementara ini kami berkoordinasi dengan pihak Kemenlu untuk proses pemulangan saudara Kamaludin ke Indonesia hingga ke kampung halaman," tandasnya.
Keluarga dan Pemkab Pulau Morotai masih menunggu penyelesaian seluruh proses administrasi di KJRI Cina. Jadwal resmi kepulangan Kamaluddin akan disampaikan setelah seluruh pengaturan perjalanan rampung.