TOBELO — Tim SAR gabungan memperluas radius pencarian terhadap tiga pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan puncak Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara. Operasi penyelamatan ini dilakukan setelah aktivitas vulkanik gunung api tersebut membahayakan puluhan pendaki yang berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan data terbaru dari otoritas setempat, total terdapat 20 pendaki yang terjebak saat erupsi terjadi. Sebanyak 17 orang telah dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi ke titik aman, namun tiga lainnya masih belum ditemukan di area titik terakhir keberangkatan mereka.
Tim penyelamat saat ini memfokuskan penyisiran pada jalur pendakian yang diduga menjadi lokasi terakhir ketiga korban. Kelompok yang hilang ini terdiri dari dua warga negara asing (WNA) asal Singapura dan seorang warga negara Indonesia (WNI).
Berikut adalah identitas pendaki yang masih dalam proses pencarian:
Medan yang menantang dan aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif menjadi hambatan utama bagi petugas di lapangan. Tim SAR terus berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung api untuk memastikan keselamatan personel selama operasi berlangsung.
Dalam upaya mempercepat penemuan korban, dua pendaki yang selamat, Reza Selang dan Jailan Ayub, memutuskan bergabung dengan tim evakuasi. Keduanya memberikan petunjuk krusial mengenai jalur spesifik yang mereka lalui sebelum terpisah dari rekan-rekan mereka.
Kehadiran saksi kunci ini diharapkan mampu mempersempit area pencarian di tengah vegetasi lereng Dukono yang terdampak material erupsi. Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih berjibaku menembus zona bahaya demi menjangkau posisi ketiga korban.
Selain dua pendaki yang membantu pencarian, terdapat 15 orang lainnya yang sudah dievakuasi dalam kondisi stabil. Kelompok pendaki selamat ini didominasi oleh warga negara Singapura dan beberapa warga lokal yang mendampingi perjalanan tersebut.
Daftar pendaki WNA Singapura yang selamat:
Daftar pendaki WNI yang selamat:
Otoritas keamanan di Halmahera Utara mengimbau seluruh masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati kawah Gunung Dukono dalam radius yang telah dilarang. Pendaki diminta disiplin memantau perkembangan aktivitas vulkanik melalui kanal resmi pemerintah sebelum melakukan aktivitas di area pegunungan.