MALUKU UTARA — Meta terus memperkuat pilar privasi pada aplikasi pesan instan miliknya dengan menghadirkan kendali pesan yang lebih presisi. Melalui pembaruan terbaru di kanal beta, WhatsApp kini memungkinkan pengguna untuk mengatur agar pesan hilang secara otomatis dalam durasi yang sangat singkat setelah penerima membukanya. Langkah ini menjadi solusi bagi pengguna yang sering berbagi informasi sensitif namun tidak ingin pesan tersebut tersimpan permanen di memori perangkat lawan bicara.
Fitur baru ini menawarkan kontrol yang jauh lebih ketat dibandingkan sistem disappearing messages konvensional. Jika sebelumnya pengguna hanya diberikan pilihan durasi 24 jam, 7 hari, atau 90 hari, kini WhatsApp menyediakan tiga opsi tambahan yang berbasis pada waktu baca (post-read timers):
Penerapan timer ini mulai berjalan tepat setelah status pesan berubah menjadi "terbaca" (centang biru). Hal ini memastikan penerima tetap memiliki kesempatan untuk memahami isi pesan sebelum sistem penghapusan otomatis bekerja. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi mereka yang mengutamakan kerahasiaan tanpa harus menghapus pesan secara manual satu per satu.
Satu aspek krusial dari pembaruan ini adalah bagaimana sistem menangani pesan yang tidak kunjung dibuka oleh penerima. Untuk menjaga integritas fitur, WhatsApp menetapkan batas waktu maksimal 24 jam bagi pesan yang belum terbaca. Jika dalam kurun waktu tersebut pesan tidak dibuka, sistem akan menghapusnya secara otomatis dari ruang obrolan.
Kebijakan ini mencegah penumpukan pesan "kadaluwarsa" di server maupun perangkat. Pengguna tidak perlu khawatir pesan sensitif mereka tetap mengendap di layar kunci atau notifikasi penerima dalam waktu lama jika sang penerima sedang tidak aktif menggunakan aplikasi.
Fitur ini ditemukan dalam WhatsApp beta untuk iOS versi 26.19.10.72. Meskipun sudah mulai terlihat oleh beberapa penguji, distribusi fitur ini dilakukan secara server-side atau bertahap. Artinya, tidak semua pengguna beta akan langsung melihat opsi timer baru ini di pengaturan akun mereka meskipun sudah menggunakan versi aplikasi terbaru.
Kehadiran fitur ini di iOS menyusul pengujian serupa yang telah dilakukan pada platform Android beberapa waktu sebelumnya. WhatsApp tampaknya ingin menyelaraskan pengalaman pengguna di kedua sistem operasi besar tersebut sebelum merilisnya secara resmi untuk publik luas (stable version).
Penting untuk dipahami bahwa opsi timer singkat ini tidak menggantikan fitur pesan menghilang yang sudah ada. Pengguna masih bisa menggunakan durasi standar 24 jam, 7 hari, dan 90 hari untuk percakapan yang tidak terlalu mendesak. Fitur baru ini bekerja sebagai lapisan tambahan bagi mereka yang membutuhkan efemeralitas (sifat sementara) yang lebih instan.
Bagi pengguna yang ingin mencoba, pastikan Anda terdaftar dalam program Apple TestFlight untuk WhatsApp. Namun, mengingat slot TestFlight seringkali penuh, pengguna umum disarankan menunggu pembaruan resmi di App Store dalam beberapa pekan mendatang. Fitur ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam komunikasi digital yang mengedepankan keamanan data pribadi.