MALUKU UTARA — Kementerian Ketenagakerjaan memastikan program magang nasional bergulir kembali pada 2026 dengan peningkatan signifikan. Tahun ini, pemerintah menyediakan 150.000 kuota, naik dari 100.000 peserta pada alokasi tahun sebelumnya.
Total kuota tersebut akan dibagi ke dalam tiga gelombang seleksi. Gelombang pertama pada Juli 2026 ditargetkan menjaring 50.000 peserta, sementara sisanya akan direkrut melalui gelombang kedua dan ketiga yang jadwalnya akan diumumkan kemudian.
Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan hak finansial berupa uang saku bulanan. Besarannya dipastikan setara dengan upah minimum yang berlaku di lokasi penempatan masing-masing.
Skema ini memastikan peserta magang mendapatkan kompensasi yang sama dengan standar upah minimum regional, bukan sekadar uang saku simbolis.
Prioritas utama program ini adalah para lulusan baru. Pada gelombang pertama, Kemnaker memprioritaskan calon peserta dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir. Ketentuan ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan yang dipersyaratkan oleh masing-masing posisi magang.
Kebijakan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, memberikan pengalaman praktis bagi lulusan yang belum memiliki pengalaman kerja formal.
Pendaftaran gelombang pertama Program Magang Nasional 2026 akan dibuka pada Juli 2026. Informasi lengkap mengenai syarat administrasi, dokumen yang diperlukan, dan link pendaftaran resmi dapat diakses melalui website resmi Kementerian Ketenagakerjaan atau portal kesempatan kerja nasional.
Calon peserta disarankan untuk menyiapkan dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, dan surat keterangan lulus sejak sekarang. Proses seleksi akan melalui beberapa tahapan, termasuk verifikasi administrasi dan kemungkinan wawancara.
Bagi pencari kerja yang baru lulus dan belum memiliki pengalaman, program ini menjadi salah satu jalur masuk ke dunia profesional dengan jaminan kompensasi yang layak. Pantau terus pengumuman resmi Kemnaker untuk jadwal pasti pendaftaran.