Pohon Mahoni Tumbang di Medan Maimun Timpa Empat Rumah, Dua Anak Alami Luka Berat

Penulis: Dedi Supriadi  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 14:16:22 WIB
Pohon mahoni tumbang di Medan Maimun menyebabkan kerusakan pada empat rumah dan dua kios.

MALUKU UTARA — Peristiwa itu terjadi ketika sebagian warga tengah beristirahat di dalam rumah. Pohon berdiameter sekitar lima meter itu tiba-tiba roboh dan menghantam sejumlah bangunan di sekitarnya. Material bangunan yang ambruk kemudian menimpa dua anak yang menjadi korban, masing-masing berusia 9 dan 11 tahun.

Proses Evakuasi Terkendala Ukuran Batang

Babinsa Kelurahan Masjid, Sertu Mardi, mengatakan pohon tumbang juga merusak dua kios di lokasi kejadian. "Pohon tumbang mengenai dua kios. Dari kejadian ini ada korban anak-anak," ujarnya.

Petugas gabungan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Medan langsung menutup ruas Jalan Masjid-Mahkamah seusai insiden. Langkah ini untuk menghindari risiko kecelakaan dan memudahkan proses evakuasi yang berlangsung sulit karena ukuran pohon yang besar. Petugas harus memotong batang dan ranting secara bertahap sebelum membersihkan seluruh material yang menimpa bangunan warga.

Kerusakan Infrastruktur dan Pengungsian Warga

Selain menimpa rumah dan kios, pohon mahoni tersebut juga merusak sejumlah tiang listrik di sekitar lokasi. Kerusakan terjadi akibat kabel listrik tertarik saat batang pohon roboh. Puluhan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kebersihan, dan Satpol PP dikerahkan untuk penanganan dan pembersihan.

Demi alasan keselamatan, sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk sementara dievakuasi ke kantor kelurahan setempat. Langkah itu dilakukan karena kondisi beberapa bangunan masih rawan ambruk. Petugas juga terus melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Kewaspadaan Cuaca Ekstrem di Wilayah Sumut

Peristiwa ini menambah daftar kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Sumatera Utara. Hujan deras dan angin kencang dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko bencana serupa di permukiman padat penduduk. Belum ada pernyataan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mengenai total kerugian material akibat kejadian ini.

Petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan proses pembersihan selesai dan tidak ada lagi bangunan yang mengancam keselamatan warga. Jalan Masjid-Mahkamah belum dibuka penuh hingga seluruh material pohon berhasil disingkirkan.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: sumut.inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top