LABUHA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Halmahera Selatan membidik posisi papan atas pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Maluku Utara yang akan digelar tahun ini. Target ambisius itu diusung setelah kontingen daerah tersebut melakukan persiapan lebih awal dan pemusatan latihan (TC) secara intensif. KONI Halsel menargetkan masuk tiga besar klasemen akhir untuk memperbaiki peringkat pada edisi sebelumnya.
Ketua KONI Halmahera Selatan, Ahmad Yani, menyebut persiapan atlet sudah dimulai sejak awal tahun. Sejumlah cabang olahraga unggulan telah menjalani TC di Labuha dan beberapa lokasi lain. “Kami tidak ingin hanya jadi peserta. Target realistis kami adalah tiga besar, dan itu harus diperjuangkan sejak sekarang,” ujar Ahmad Yani.
Beberapa cabor yang diandalkan antara lain atletik, pencak silat, dan dayung. Ketiga cabang ini secara historis kerap menyumbang medali bagi Halsel di ajang multi-event sebelumnya.
KONI Halsel telah mengalokasikan anggaran khusus untuk kebutuhan TC, akomodasi, dan perlengkapan atlet. Pihaknya juga menggandeng pelatih berpengalaman dari luar daerah untuk meningkatkan kualitas teknik atlet. “Kami pastikan atlet mendapatkan asupan gizi dan fasilitas latihan yang layak,” tambah Ahmad Yani.
Selain fisik, aspek mental atlet juga menjadi perhatian. KONI menggelar simulasi pertandingan dan evaluasi berkala setiap pekan. Hal ini dilakukan agar atlet tidak mengalami tekanan berlebih saat bertanding di PORPROV nanti.
PORPROV Maluku Utara merupakan agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi yang mempertemukan atlet dari sepuluh kabupaten/kota. Ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ajang seleksi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Prestasi di PORPROV kerap menjadi tiket bagi atlet untuk masuk pelatnas.
Bagi Halmahera Selatan, target papan atas bukan tanpa alasan. Pada PORPROV sebelumnya, kontingen Halsel berada di posisi kelima klasemen akhir. Peningkatan peringkat menjadi target utama untuk menunjukkan kemajuan pembinaan olahraga di daerah.
Hingga berita ini diturunkan, jadwal pasti pelaksanaan PORPROV Maluku Utara masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah provinsi. Namun, KONI Halsel optimistis persiapan yang matang akan membuahkan hasil maksimal.
Lawan terberat diprediksi datang dari Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan yang memiliki fasilitas olahraga lebih lengkap. Meski begitu, Ahmad Yani yakin semangat juang atlet Halsel bisa menjadi pembeda. “Kami tidak gentar. Mental juara harus dibangun dari kampung sendiri,” pungkasnya.