DARUBA — Gempa bumi mengguncang wilayah Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, pada Kamis (4/6) siang. Berdasarkan rilis resmi BMKG, gempa terjadi pukul 12:57:02 WIB dengan magnitudo 3,7. Episenter gempa terletak di koordinat 2.12 Lintang Utara dan 128.39 Bujur Timur, tepatnya 13 kilometer arah timur laut Daruba.
BMKG menyebutkan pusat gempa berada di kedalaman 223 kilometer. Dengan karakteristik gempa dalam seperti ini, getaran yang dirasakan di permukaan biasanya lebih kecil dibandingkan gempa dangkal berkekuatan sama. Meski demikian, warga di sekitar pusat gempa tetap diimbau waspada.
Gempa dengan kedalaman lebih dari 200 kilometer termasuk kategori gempa dalam. Energi dari pusat gempa sudah banyak teredam saat mencapai permukaan bumi. Inilah yang menjelaskan mengapa meski magnitudonya 3,7, dampak guncangan di Daruba tidak sampai menimbulkan kerusakan berarti.
BMKG menjelaskan bahwa informasi ini diperbarui secara berkala melalui rilis resmi dan kanal media sosial mereka. Masyarakat diminta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab terkait potensi gempa susulan.
Meski gempa kali ini tidak berdampak, BMKG mengingatkan warga di wilayah rawan gempa seperti Maluku Utara untuk selalu siap siaga. Jika merasakan guncangan, segera berlindung di bawah meja atau struktur bangunan yang kokoh. Hindari bangunan yang retak atau berpotensi rubuh.
Hingga berita ini ditulis, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Masyarakat diminta memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak menyebarkan berita hoaks. Pihak BMKG terus memantau perkembangan situasi di wilayah timur laut Indonesia.
Wilayah Maluku Utara memang dikenal sebagai kawasan seismik aktif karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik. Gempa-gempa kecil hingga menengah kerap terjadi, namun sebagian besar tidak menimbulkan kerusakan berarti.