Ombudsman RI Beri Nilai Positif Transformasi Pelindo di Makassar, Sorot Pelayanan Bebas Maladministrasi

Penulis: Dedi Supriadi  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 20:05:01 WIB
Pimpinan Ombudsman RI melakukan kunjungan lapangan ke Pelindo Regional 4 di Makassar untuk menilai transformasi pelayanan.

MALUKU UTARA — Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, langsung memimpin kunjungan lapangan tersebut. Ia didampingi jajaran pejabat Ombudsman, termasuk Kepala Perwakilan Sulawesi Selatan Ismu Iskandar. Rombongan menyisir dua titik utama: TPK New Makassar Terminal 2 dan terminal penumpang, untuk melihat langsung sistem operasional hingga fasilitas yang disediakan bagi pengguna jasa.

Modernisasi dan Budaya Kerja Jadi Sorotan

Robert mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan adanya perbaikan signifikan di berbagai aspek. "Fasilitas, sistem pelayanan, dan tata kelola operasional menunjukkan perkembangan positif dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas," ujarnya dalam keterangan resmi.

Namun, ia menekankan bahwa kualitas pelayanan tak cukup hanya dari infrastruktur dan teknologi. Menurut Robert, faktor kunci lainnya adalah kemampuan organisasi membangun budaya kerja berintegritas dan bebas dari praktik maladministrasi. "Pelayanan publik yang baik harus berlandaskan akuntabilitas, transparansi, kepastian prosedur, dan perlakuan yang setara," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pelabuhan adalah wajah pelayanan negara. Sebab, pelabuhan menjadi pintu masuk aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. "Karena itu, standar pelayanan publik di sektor kepelabuhanan harus terus ditingkatkan," kata Robert.

Pelindo Regional 4 Siap Jaga Konsistensi

Setelah kunjungan, Ombudsman menggelar sosialisasi pencegahan maladministrasi di Kantor Pelindo Regional 4. Kegiatan ini diikuti pejabat dan staf Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar. Robert menegaskan, pencegahan maladministrasi harus menjadi tanggung jawab seluruh unsur organisasi, dari pimpinan hingga petugas lapangan.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyambut positif masukan dari Ombudsman. Menurutnya, hasil evaluasi ini menjadi referensi penting untuk memperkuat transformasi yang tengah berjalan. "Kami berkomitmen menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama," ujar Yusida.

Ia menjelaskan, Pelindo terus melakukan pembenahan melalui pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. "Melalui sinergi dengan Ombudsman, kami berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara Ombudsman dan Pelindo untuk memperkuat tata kelola pelayanan publik yang profesional dan berintegritas di seluruh wilayah kerja perusahaan.

Reporter: Dedi Supriadi
Back to top