TERNATE — Kabel bertegangan tinggi milik PLN Ternate jatuh dari tiangnya di kawasan Kelurahan Gamalama, tepat di seberang Masjid Almunawwar, sekitar pukul 16.00 WIT. Meski terbungkus isolasi, warga menilai potensi kebocoran arus listrik tetap mengancam keselamatan pengguna jalan di jalur protokol tersebut.
Surdi, warga Gamalama yang berada di lokasi, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, posisi kabel yang menjuntai ke jalan sangat membahayakan.
“Tentunya sangat berbahaya meski kabel bertegangan tinggi milik PLN Ternate itu terbungkus,” ujar Surdi kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia mendesak pihak PLN segera melakukan evakuasi dan perbaikan. “Harus ada respons cepat sebelum jatuh korban. Potensi bahaya dari kabel bertegangan tinggi sangat besar bagi keselamatan warga dan pengendara yang lewat,” tandasnya.
Insiden ini memicu kritik warga terhadap kualitas pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di kota tersebut. Surdi menduga kejadian ini akibat kelalaian atau pengerjaan teknis yang kurang matang dari pihak penyedia listrik.
Ia menilai pengawasan instalasi di lapangan terkesan asal-asalan sehingga rawan memicu kecelakaan. Lokasi jatuhnya kabel di area ramai menjadi sorotan utama, mengingat risiko fatal jika terjadi kebocoran arus.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN Ternate mengenai penyebab jatuhnya kabel dan langkah perbaikan. Warga berharap ada tindakan konkret sebelum insiden serupa terjadi di titik lain.