Tunisia vs Jepang Jadi Laga ke-1.000 Piala Dunia, Debut Herve Renard di Tengah Tekanan

Penulis: Edi Wahyono  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 22:15:31 WIB
Tunisia menjalani laga ke-1.000 Piala Dunia melawan Jepang dengan debut pelatih Herve Renard.

MALUKU UTARA — Dua misi berbeda diusung Tunisia dan Jepang saat berhadapan di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Hajime Moriyasu ingin mendekatkan diri ke babak gugur, sementara Tunisia berjuang bangkit setelah pergantian pelatih mendadak.

Debut Renard: Harapan Baru di Tengah Tren Buruk

Kekalahan besar dari Swedia memaksa Federasi Sepak Bola Tunisia memutus kontrak Sabri Lamouchi. Posisinya kini diisi Herve Renard, pelatih asal Prancis berusia 57 tahun yang sudah tiga edisi Piala Dunia beruntun menangani negara berbeda—Maroko (2018), Arab Saudi (2022), dan kini Tunisia.

"Nama Renard masih dikenang berkat keberhasilannya membawa Arab Saudi mengalahkan Argentina pada fase grup Piala Dunia Qatar," tulis laporan yang diterima redaksi. Pengalaman itu diharapkan mampu mengubah mentalitas skuad Tunisia yang tengah terpuruk.

Catatan terakhir Tunisia memang mengkhawatirkan. Tim peringkat ke-55 FIFA itu hanya menang sekali dalam delapan laga internasional. Mereka kalah tiga kali beruntun dengan agregat kebobolan 11-1.

Jepang Incar Tiket ke Fase Gugur Ketiga Beruntun

Berbeda dengan Tunisia, Jepang datang dengan modal positif. Hasil imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka dianggap sebagai poin berharga, meski Moriyasu kecewa kehilangan kemenangan.

Daichi Kamada menjadi penyelamat lewat gol pada menit ke-89. Hasil itu memperpanjang peluang Samurai Blue lolos ke fase gugur untuk ketiga kalinya secara beruntun—sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya.

Berdasarkan peringkat FIFA, Jepang di posisi ke-17 unggul jauh dari Tunisia. Rekor pertemuan juga berpihak pada tim Asia itu dengan lima kemenangan dari enam laga terakhir, termasuk kemenangan 2-0 di Kobe pada Oktober 2023.

Kenangan Manis Tunisia di Kirin Cup

Namun, Tunisia punya satu kenangan manis saat bersua Jepang. Empat tahun lalu, mereka menang telak 3-0 pada final turnamen persahabatan Kirin Cup. Hasil itu bisa menjadi modal psikologis bagi skuad asuhan Renard untuk mencuri poin di Monterrey.

Saat ini, Swedia memuncaki Grup F dengan tiga poin. Jepang dan Belanda mengoleksi satu poin, sementara Tunisia belum mengoleksi angka. Kemenangan menjadi harga mati bagi Tunisia jika ingin menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top