MALUKU UTARA — Turnamen tersebut digagas sebagai ajang kompetisi sekaligus sarana pendekatan kepolisian kepada komunitas gamer. Gaming & Esports Marketing Manager Infinix, Muhammad Wafa, menyebut ajang ini menyejajarkan Polri dengan kepolisian di negara maju.
“Dengan digelarnya Kapolda Jateng Cup Esports ini, baru ada tiga kepolisian di dunia yang menggelar ajang esports, yaitu Dubai, AS, dan Indonesia,” ujar Wafa di sela-sela acara.
Wafa telah memantau langsung industri olahraga elektronik di berbagai negara. Menurutnya, esports kini setara dengan olahraga konvensional. Pendekatan kepolisian melalui jalur hobi dan komunitas dinilai efektif menjangkau generasi muda.
“Saya sudah ke beberapa negara untuk mencermati esports. Esports dan professional sports itu kan sama saja. Polisi di AS dan Dubai menggelar esports karena aktivitas ini dipandang sebagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh banyak warga,” jelasnya.
Langkah Polda Jateng sejalan dengan praktik pemolisian masyarakat di Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Di AS, Kepolisian New York (NYPD) dan Kepolisian Los Angeles (LAPD) telah membentuk tim esports resmi. Mereka rutin menggelar turnamen untuk mematahkan stigma kaku kepolisian dan membangun kepercayaan dengan Gen Z.
Kepolisian Dubai pun menerapkan strategi serupa lewat Dubai Police Esports Tournament. Ajang itu tidak hanya kompetisi, tetapi juga sarana mengampanyekan keamanan siber, bahaya penipuan daring, dan edukasi anti-narkoba bagi remaja.
Kapolda Jateng Cup Esports diharapkan menjadi wadah serupa di Indonesia. Turnamen ini bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada komunitas gamer, terutama dalam pencegahan kejahatan digital dan penyalahgunaan narkoba.
Infinix, sebagai mitra penyelenggara, melihat potensi besar esports dalam menjembatani aparat dengan masyarakat. “Pendekatan lewat hobi seperti ini sangat efektif,” kata Wafa.
Polda Jateng menjadi pelopor di lingkungan Polri untuk model community policing berbasis olahraga elektronik. Ke depannya, praktik serupa berpotensi direplikasi oleh kepolisian daerah lain di Indonesia.