IHSG Terkoreksi 1,79% ke 6.066,46, Tiga Sentimen Global dan Lokal Jadi Pemicu

Penulis: Edi Wahyono  •  Senin, 22 Juni 2026 | 12:35:31 WIB
IHSG terkoreksi 1,79% ke posisi 6.066,46 pada perdagangan pagi ini.

MALUKU UTARA — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 10.45 WIB, nilai transaksi tercatat Rp6,16 triliun dengan volume perdagangan mencapai 9,76 miliar saham. Tekanan jual terlihat dominan: sebanyak 502 saham ditutup di zona merah, sementara hanya 184 saham berhasil menghijau dan 273 saham lainnya stagnan.

Saham Konglomerat dan Bank Besar Jadi Pemberat Utama

Kelompok saham milik konglomerat besar seperti Grup Barito dan Sinarmas, serta saham-saham perbankan berkapitalisasi raksasa, menjadi penekan utama laju indeks. Aksi ambil untung investor di sektor-sektor ini menambah derasnya arus jual sejak pembukaan perdagangan.

Analis Phintraco Sekuritas mencatat bahwa pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz menjadi perhatian khusus pelaku pasar. "Kesepakatan antara AS dan Iran untuk mencabut blokade pelayaran memicu perubahan ekspektasi harga energi global," tulis riset harian Phintraco yang dikutip Senin.

Tiga Faktor yang Membebani IHSG Pagi Ini

Pergerakan indeks hari ini tidak bisa dilepaskan dari tiga sentimen besar yang berlangsung simultan:

  • Geopolitik Timur Tengah: Dinamika di Selat Hormuz mempengaruhi proyeksi pasokan minyak dunia, memicu aksi wait and see di pasar ekuitas negara pengimpor energi seperti Indonesia.
  • Data Ekonomi AS: Pelaku pasar mencermati rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Amerika Serikat pekan ini yang bisa mengubah arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
  • Keputusan MSCI:
Reporter: Edi Wahyono
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top