BAIC Konfirmasi Bawa SUV Listrik Arcfox Alpha T5 ke Indonesia Setelah T1, Target 2026-2027

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:12:01 WIB
BAIC siapkan SUV listrik Arcfox Alpha T5 untuk pasar Indonesia pada 2026-2027.

MALUKU UTARA — BAIC tidak hanya berhenti pada satu model untuk memulai petualangannya di pasar mobil listrik Indonesia. Setelah mengonfirmasi kehadiran hatchback BEV T1 di GIIAS 2026, pabrikan asal China itu sudah menyiapkan amunisi kedua, yaitu SUV listrik Arcfox Alpha T5. Model ini sudah dijual di China dan Eropa, dan kini tengah dipersiapkan untuk masuk ke Indonesia pada akhir 2026 atau awal 2027.

SUV Mewah dengan Dimensi Bongsor dan Penggerak Depan

Secara desain, Alpha T5 menampilkan garis bodi khas SUV listrik premium. Dimensinya tergolong besar untuk kelas menengah, yang dijanjikan memberikan ruang kabin lega bagi penumpang. Meski bertubuh bongsor, mobil ini tetap mengusung penggerak roda depan (FWD), sebuah pilihan yang cukup berani di tengah dominasi RWD pada mobil listrik modern.

Soal akselerasi, Alpha T5 mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 7,5 detik. Di Indonesia nanti, BAIC kemungkinan hanya akan membawa satu varian dari total empat yang tersedia di China. Sebagai gambaran, di pasar asalnya terdapat varian 520 Air, 520 Pro, dan 520 Max yang masing-masing dibekali motor listrik 185 kW dan torsi 360 Nm, dipadukan baterai 65 kWh dengan jarak tempuh 520 km. Sementara varian tertinggi 660 Max menggunakan motor 200 kW dengan torsi identik dan baterai 79,2 kWh yang mampu menempuh 660 km.

Pilihan Warna Monokrom, Bukan Pasar yang Beragam

Menariknya, Alpha T5 hanya ditawarkan dalam empat pilihan warna di China, semuanya bernuansa monokromatik: Matt Sea Rock Grey, Vision White, Extreme Fox White, dan Extreme Night Black. Tidak ada warna mencolok seperti merah atau biru yang biasa ditemui pada SUV lain. Strategi ini bisa jadi sengaja dipilih untuk menonjolkan kesan elegan dan premium, atau sekadar keterbatasan palet dari pabrikan.

Rival Berat di Segmen yang Sudah Padat

BAIC sadar persaingan di segmen SUV listrik Indonesia sudah sangat ketat. Alpha T5 diposisikan sebagai lawan langsung BYD Sealion 7 yang sudah lebih dulu meluncur. Meski begitu, BAIC ogah mundur. Mereka yakin produk dari sub-merek Arcfox ini punya daya tarik tersendiri, terutama dari sisi fitur dan desain mewah yang ditawarkan.

Selain Alpha T5, BAIC juga sebenarnya menyiapkan SUV listrik lain bernama X1. Namun prioritas saat ini adalah meluncurkan T1 terlebih dahulu, lalu menyusul Alpha T5. Keputusan ini diambil agar BAIC bisa memperluas lini produknya secara bertahap sambil membangun jaringan penjualan yang lebih luas di Indonesia.

Dua Model Arcfox, Tapi Tanpa Merek Arcfox

Uniknya, meski kedua model tersebut merupakan produk Arcfox, BAIC tidak berencana memperkenalkan sub-merek tersebut secara terpisah ke publik Indonesia. Semua model akan dijual di bawah bendera BAIC. Strategi ini dinilai lebih efisien untuk membangun brand awareness di pasar yang masih asing dengan nama Arcfox.

Dengan masuknya Alpha T5, konsumen Indonesia akan memiliki lebih banyak opsi SUV listrik di kisaran harga menengah-atas. Namun, karena Sealion 7 sudah lebih dulu menguasai pasar, BAIC harus bekerja ekstra keras dalam hal harga, layanan purna jual, dan jaringan dealer untuk bisa merebut hati konsumen.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: ridertua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top