Bupati Pulau Morotai Pimpin Upacara Harganas ke-33, Ajak Orang Tua Batasi Gawai demi Kehangatan Keluarga

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Senin, 29 Juni 2026 | 20:47:01 WIB
Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua memimpin upacara peringatan Harganas ke-33 di halaman Kantor Bupati.

MOROTAI — Upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Pulau Morotai berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati pada Senin (29/6/2026). Bupati Rusli Sibua bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Bupati Rio Cristian Pawane, Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN di lingkup Pemkab Pulau Morotai.

Dalam amanatnya, Rusli menegaskan bahwa Harganas bukanlah sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut momen ini sebagai ruang refleksi untuk mengevaluasi sejauh mana institusi keluarga mampu bertahan di tengah perubahan zaman.

“Harganas ke-33 hari ini bukan sekadar barisan tanggal seremonial, melainkan sebuah jeda kultural dan refleksi nasional. Mari kita menengok rumah kita dan bertanya, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang,” ujar Rusli dalam sambutannya.

Tiga Pilar Keluarga dan Target Penurunan Stunting

Untuk mewujudkan keluarga berkualitas, Bupati menyoroti tiga pilar utama yang harus diperkuat: kesehatan, pendidikan karakter, dan pengasuhan yang baik. Salah satu fokus konkret yang ditekankan adalah penuntasan masalah stunting.

Rusli menegaskan bahwa pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan harus menjadi gerakan bersama di setiap keluarga. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan anak, tetapi juga pada kemampuan mereka bersaing di era kecerdasan buatan.

“Kita harus menuntaskan persoalan stunting karena akan berdampak pada perkembangan anak dan kemampuannya bersaing di era kecerdasan buatan. Pemenuhan gizi pada seribu hari pertama kehidupan harus menjadi gerakan bersama di setiap keluarga,” tegasnya.

Pesan Khusus untuk Para Ayah: Letakkan Gawai, Peluk Anak

Di penghujung sambutan, Rusli memberikan pesan yang menyentuh kepada para orang tua, khususnya para ayah. Ia meminta agar mereka lebih bijak dalam menggunakan gawai saat berada di rumah.

“Jangan biarkan rumah menjadi sunyi karena semua sibuk menatap layar. Wahai para ayah, letakkan gawai Anda di rumah, peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dan batasi penggunaan gawai pada hal-hal yang produktif,” pesannya.

Rusli berharap setiap orang tua mampu menjadikan rumah sebagai tempat yang paling dirindukan oleh anak-anak mereka. Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk mencintai keluarga dengan cinta yang terencana demi mewujudkan SDM unggul dan bangsa pemenang.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top