TOBELO — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memastikan pembinaan atlet pelajar berjalan berkelanjutan dengan memberangkatkan kontingen besar ke POPDA XII. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang juga Ketua Kontingen, Hukum Abd. Gafur, melaporkan total personel yang dikirim mencapai 203 orang. Rinciannya, 141 atlet, 18 pelatih, 18 ofisial, 5 tenaga medis, dan 9 pendamping atau liaison officer (LO).
Halmahera Utara memastikan diri berlaga di sembilan cabang olahraga. Cabang tersebut meliputi atletik, bulu tangkis, sepak bola, taekwondo, bola voli, bola basket, pencak silat, karate, dan tinju. Hukum Abd. Gafur menyebut partisipasi ini merupakan wujud komitmen daerah dalam mencetak atlet muda berprestasi di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menekankan bahwa seluruh atlet adalah duta olahraga yang membawa nama baik daerah. Ia meminta mereka tidak hanya fokus mengejar medali, tetapi juga menjaga etika dan sportivitas selama bertanding.
“Kalian bukan hanya bertanding untuk meraih medali, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara. Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, jujur, dan junjung tinggi sportivitas,” pesan Bupati dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat.
Sebagai bentuk perlindungan, Bupati Piet Hein Babua secara simbolis menyerahkan kartu BPJS Kesehatan kepada perwakilan kontingen. Langkah ini memastikan layanan kesehatan terjamin bagi seluruh atlet dan ofisial selama mengikuti ajang di Pulau Morotai.
Pada momen yang sama, Bupati juga menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen, Hukum Abd. Gafur. Penyerahan bendera itu menjadi simbol amanah untuk menjaga nama baik daerah dan berjuang mengharumkan Halmahera Utara.
Bupati berharap seluruh atlet mampu menampilkan kemampuan terbaiknya. Ia mengingatkan pentingnya kekompakan tim untuk membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Halmahera Utara. “Saya berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Halmahera Utara,” tutup Bupati.
Acara pelepasan turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Maluku Utara sekaligus Ketua FORKI Halmahera Utara Maria Silfi Deybora Tongo Tongo, serta para asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.