SMA Negeri 1 Halmahera Tengah Targetkan Akreditasi A pada 2029, 8 Siswa Tembus OSN Tingkat Provinsi

Penulis: Boyke Sihombing  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:30:01 WIB
Delapan siswa SMA Negeri 1 Halmahera Tengah mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi Maluku Utara pada tahun 2025.

SOFIFI — SMA Negeri 1 Halmahera Tengah optimistis meraih akreditasi A pada penilaian tahun 2029. Keyakinan itu disampaikan Kepala Sekolah Abdul Kadir Talib di tengah proses penerimaan peserta didik baru yang masih berlangsung.

Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Tengah ini saat ini memiliki 14 rombongan belajar. Rinciannya, empat kelas XII, lima kelas XI, dan lima kelas X. Setiap kelas menampung maksimal 39 siswa sesuai petunjuk teknis SPMB.

"Kami optimistis dapat meraih Akreditasi A pada 2029 karena berbagai indikator terus kami benahi, baik dari sisi fasilitas, tata kelola sekolah, maupun kualitas pembelajaran," ujar Abdul Kadir kepada Halmaherapost.com, Selasa (14/7/2026).

Prestasi Siswa di OSN dan FLS2N

Di luar urusan akreditasi, prestasi siswa menjadi modal utama sekolah ini. Pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, delapan siswa lolos ke tingkat Provinsi Maluku Utara. Satu di antaranya bahkan menembus babak semifinal nasional pada bidang Geografi.

Pada OSN 2026, dua siswa kembali lolos ke tingkat provinsi pada bidang Ekonomi dan Geografi. Prestasi serupa diraih dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N). Lima siswa melaju ke tingkat provinsi, dan satu siswa meraih Juara II Provinsi Maluku Utara pada cabang lomba baca puisi.

17 Siswa Lolos Seleksi Paskibraka

Di bidang kepemudaan, nama SMA Negeri 1 Halmahera Tengah juga mencuat. Intan Ramadhani terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. Sebanyak 17 siswa lainnya dinyatakan lolos seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Halmahera Tengah.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkompetisi dan membawa nama baik Halmahera Tengah hingga ke tingkat nasional," ungkap Abdul Kadir.

Fasilitas dan Kurikulum yang Terus Dibangun

Untuk menunjang target akreditasi, sekolah telah melengkapi fasilitas pendukung seperti musala dan aula. Proses belajar mengajar juga menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning yang mendorong pembelajaran aktif dan kritis.

Sementara itu, pelaksanaan SPMB dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 disebut berlangsung aman dan tertib. Jumlah peserta didik baru disebut masih berpotensi bertambah hingga pendaftaran ditutup.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top