MALUKU UTARA — Volkswagen memperkenalkan ID. Cross sebagai SUV listrik perdana dari lini kendaraan listrik murah mereka. Mobil ini berbasis platform MEB+ yang sama dengan ID. Polo. Tersedia tiga pilihan level output dan trim. Pre-order dibuka mulai Rabu pekan ini di Jerman, dengan pengiriman perdana menyusul kemudian.
ID. Cross hadir dalam dua paket baterai: LFP 37 kWh dan NMC 52 kWh. Untuk varian baterai kecil, pengisian DC cepat 90 kW memungkinkan daya naik dari 10% ke 80% hanya dalam 23 menit. Baterai besar dengan dukungan pengisian hingga 105 kW membutuhkan waktu 24 menit untuk level yang sama.
WLTP mencatat jarak tempuh maksimal 427 km untuk varian baterai terbesar. Angka ini disebut kompetitor langsung seperti Renault 4 dan Kia EV2 belum bisa menyamai di segmen B-SUV listrik Eropa.
Khusus varian Life dan Style 155 kW yang sudah bisa dipesan sekarang, Volkswagen menawarkan skema sewa mulai 300 euro per bulan dengan uang muka terpisah.
Salah satu fitur paling menarik adalah retro display. Saat diaktifkan, panel instrumen berubah menampilkan tema yang mirip dengan Golf generasi pertama. ID. Cross juga mengusung sistem bantuan pengemudi Connected Travel Assist. Menurut Volkswagen, fitur ini menjadi yang pertama di kelas harganya mampu merespons lampu lalu lintas.
Kabin digital dilengkapi layar instrumen 10,25 inci dan layar infotainment 12,9 inci. Opsional, tersedia sistem audio Harmon Kardon 10-speaker dengan subwoofer dan kursi depan berpijat pneumatik.
Dengan panjang 4.161 mm, lebar 1.794 mm, dan tinggi 1.588 mm, ID. Cross hampir identik dengan T-Cross. Namun berkat desain baterai datar, ruang bagasi mencapai 475 liter — 20 liter lebih banyak dari versi mesin bensin. Kemampuan menarik beban hingga 1.200 kg (versi baterai besar) memungkinkan mobil ini membawa perahu, karavan kecil, atau motor trail.
Volkswagen belum mengonfirmasi kapan ID. Cross akan menjangkau pasar di luar Eropa. Namun dengan harga yang bersaing dan spesifikasi solid, model ini berpotensi menjadi pemain kunci di segmen SUV listrik global.