Nelayan Asal Kepulauan Sula Ditemukan Selamat di Pulau Buru Usai Dua Hari Hilang, Cuaca Buruk Jadi Pertimbangan Pemulangan

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 16:22:55 WIB
Nelayan asal Desa Fatkauyon, Jamaudin Liang, ditemukan selamat di perairan Pulau Buru setelah dua hari hilang saat melaut.

SANANA — Nelayan asal Desa Fatkauyon yang sempat dikabarkan hilang saat melaut akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Pulau Buru. Korban, Jamaudin Liang (50), ditemukan oleh nelayan setempat di Desa Waepure, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, pada Kamis (16/7/2026) siang.

Komandan Unit Siaga SAR Sanana, Fahari Yosua Talumikir, mengatakan korban berangkat memancing seorang diri pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIT. Lokasi memancing berada di sekitar rakit milik Orbo Fayai, berjarak 10 hingga 12 mil dari bibir pantai Desa Fatkauyon.

"Korban ditemukan oleh nelayan Desa Waepure dalam keadaan selamat," ujar Fahari, Kamis (16/7/2026).

Ditemukan Nelayan Setempat, Kondisi Fisik Mulai Pulih

Setelah ditemukan, Jamaudin langsung dievakuasi ke Desa Waepure untuk mendapatkan penanganan medis awal. Ia juga diberikan waktu beristirahat guna memulihkan kondisi fisiknya setelah dua hari terombang-ambing di laut.

Regu 2 Tim SAR Gabungan saat ini sudah bergerak menuju Desa Waepure untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyiapkan proses evakuasi lanjutan. Operasi pencarian sebelumnya melibatkan Tim SAR Gabungan dan masyarakat setempat.

Keluarga dan Warga Bersyukur, Pemulangan Tunggu Cuaca

Penemuan Jamaudin disambut syukur oleh keluarga dan warga Desa Fatkauyon yang selama dua hari menantikan kabar keberadaannya. Namun, rencana pemulangan korban ke kampung halaman belum bisa dilakukan segera.

Fahari menjelaskan, pemulangan Jamaudin masih menunggu hasil koordinasi antara Tim SAR, keluarga, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya. "Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang diperkirakan memburuk pada sore hingga malam hari," katanya.

Proses evakuasi ke Desa Fatkauyon akan dikoordinasikan bersama keluarga dan pihak terkait dengan tetap mengutamakan keselamatan. Cuaca buruk di perairan Maluku Utara dan Maluku kerap menjadi kendala utama dalam operasi pencarian dan evakuasi nelayan.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top