NHM dan Pemkab Halmahera Utara Tanam Mangrove di KEE Desa Kao, Targetkan Ekonomi Warga Pesisir Berkelanjutan

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 16:36:31 WIB
Wakil Direktur Operasi NHM dan jajaran Forkopimcam Kao menanam mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Desa Kao, Halmahera Utara.

HALMAHERA UTARA — Wakil Direktur Operasi NHM, Rara Dodo Lawolo (Rado), menyebut ekosistem mangrove memiliki peran strategis menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, dan menjaga keseimbangan pesisir.

“Melalui Komunitas Green Kaidati, NHM mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui dukungan infrastruktur pembibitan mangrove dan pengembangan potensi ekowisata,” ujar Rado dalam sambutannya di Desa Kao.

KEE Mangrove Desa Kao Simpan Karbon 4–10 Kali Lipat dari Hutan Tropis

Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Desa Kao dinilai memiliki nilai ekologis tinggi. Kawasan ini mampu menyimpan karbon sekitar 4 hingga 10 kali lebih banyak per hektar dibandingkan hutan tropis daratan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara, Yudihart Noya, yang mewakili Bupati, mengatakan kawasan ini juga menjadi habitat penting bagi burung Mamua dan lokasi pembiakan alami berbagai spesies ikan serta udang. “Manfaat pelestarian mangrove tidak hanya berdampak pada keberlanjutan ekosistem, tetapi juga pada perlindungan keanekaragaman hayati,” katanya.

Komunitas Lokal Dilibatkan dalam Produksi Bibit Mangrove

Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, berharap permintaan bibit mangrove dari NHM, pemerintah daerah, dan provinsi bisa melibatkan kelompoknya secara berkelanjutan. “Dengan adanya permintaan bibit mangrove secara berkelanjutan, anggota komunitas dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” ujarnya.

Kegiatan penanaman ini dihadiri jajaran Forkopimcam Kao, Kepala Desa, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Halmahera Utara. Acara mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memperkuat perlindungan ekosistem pesisir.

Komitmen ESG Berstandar Global di Lingkar Tambang

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, NHM menegaskan komitmennya terhadap implementasi prinsip ESG yang berkelanjutan dan berstandar global. Perusahaan menyebut program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top