TERNATE — Parkir sembarangan di sejumlah ruas jalan protokol dan pusat keramaian Kota Ternate segera ditertibkan. Satlantas Polres Ternate mengidentifikasi sedikitnya 12 titik yang kerap menjadi lokasi parkir liar, terutama di sekitar kafe, rumah sakit, dan area publik.
Kasat Lantas Polres Ternate, Iptu Naomi Olinna Harahap, mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli sekaligus memasang rambu-rambu lalu lintas di titik-titik tersebut. Langkah ini diambil setelah menerima keluhan masyarakat terkait kemacetan yang dipicu kendaraan parkir di badan jalan.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah area Street Coffee di Lapangan Ngara Lamo, Kelurahan Salero. Setiap akhir pekan, kendaraan pengunjung memenuhi bahu jalan hingga mengganggu arus lalu lintas.
“Kami akan melakukan pemetaan dan rekayasa lalu lintas untuk menentukan posisi parkir yang tepat di kawasan tersebut,” ujar Naomi, Kamis (30/7).
Tak hanya kafe, dua rumah sakit besar di Ternate—RS Darma Ibu dan RSUD Chasan Boesoirie—juga masuk daftar. Di RS Darma Ibu, koordinasi dengan pihak rumah sakit sudah dilakukan, namun lokasi parkir yang tersedia dinilai terlalu jauh dari gedung utama.
Untuk kawasan Salero yang berada di sekitar area Kesultanan Ternate, polisi tidak akan langsung bertindak. Naomi menyebut akan melakukan silaturahmi terlebih dahulu dengan pihak kesultanan sebelum menindak parkir liar di lokasi tersebut.
“Tentu di Rumah Sakit Chasan Boesoirie dan di Salero kami akan lakukan silaturahmi juga ke pihak kesultanan sebelum melakukan penindakan,” jelasnya.
Selain parkir liar, Satlantas Polres Ternate juga menyiapkan operasi keselamatan berkendara. Mulai Agustus 2026 mendatang, polisi akan menggelar Bulan Tertib Helm yang menyasar seluruh pengendara sepeda motor di Kota Ternate.
“Jadi mau depan, mau belakang, mau dibonceng juga harus menggunakan helm. Tolong tertib,” tegas Naomi.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering melibatkan pengendara tanpa helm di wilayah kota.