Ahmad Alfatih, Pelajar Sumbar yang Akan Kibarkan Bendera di Istana Negara: Perjalanan dari Pesantren ke Panggung Nasional

Penulis: Dedi Supriadi  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 00:04:01 WIB
Ahmad Alfatih, pelajar asal Sumatera Barat, akan mengibarkan bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.

MALUKU UTARA — LUBUK SIKAPING — Sebuah nama baru akan menghiasi Istana Negara pada 17 Agustus 2026 mendatang. Ahmad Alfatih, remaja asal Sumatera Barat, dipastikan berdiri di barisan terdepan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional, membawa nama daerahnya di hadapan Presiden dan tamu negara.

Bagi pasangan Admiral dan dr. Helvi Yeriza, kabar ini bukan sekadar soal prestasi akademik. Lebih dari itu, ini adalah puncak dari perjalanan panjang pembentukan karakter yang mereka tanamkan sejak Fatih—sapaan akrabnya—masih duduk di bangku sekolah dasar.

Dari SDIT Lubuk Sikaping ke Istana Negara

Perjalanan Fatih menuju Istana Negara tidak dimulai dari pelatihan fisik semata. Jejak pendidikannya menunjukkan fondasi yang kuat: ia menempuh pendidikan dasar di SDIT Lubuk Sikaping, lalu melanjutkan ke Pondok Pesantren Ar-Risalah Padang untuk jenjang SLTP. Kini, ia tercatat sebagai siswa SMAN Agam Cendekia, Kabupaten Agam.

Kombinasi pendidikan umum dan pesantren inilah yang menurut orangtuanya membentuk mental Fatih. "Sejak SD, dia sudah menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan, baik di sekolah maupun di rumah. Mungkin hal inilah yang mengantarkan anak kami terpilih sebagai anggota Paskibraka tahun ini," ungkap Helvi Yeriza.

Kebanggaan yang Melampaui Seleksi

Bagi keluarga, terpilihnya Fatih bukanlah keberuntungan semata. Ini adalah buah dari kebiasaan positif yang dibangun konsisten selama bertahun-tahun. Di tengah maraknya anak muda yang mudah menyerah, Fatih membuktikan bahwa kerja keras dan tanggung jawab adalah kunci menembus kompetisi tingkat nasional.

Kabar ini pun menyebar cepat di lingkungan tempat tinggalnya. Warga kompleks berbondong-bondong menyampaikan ucapan selamat. Bagi masyarakat Pasaman Barat dan Sumatera Barat secara luas, langkah Fatih menjadi bukti bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di level tertinggi.

Harapan di Pundak Sang Pembawa Bendera

Pada 17 Agustus 2026, Fatih tidak hanya akan membawa nama keluarganya. Ia berdiri untuk Sumatera Barat, mengemban tugas sakral mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hadapan seluruh rakyat Indonesia. Di balik seragam Paskibraka yang akan dikenakannya, tersimpan cerita tentang disiplin, doa orangtua, dan tekad seorang anak daerah yang menolak berhenti bermimpi.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: investigasi.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top